Indonesia

 

 

UBAH DUNIA DALAM SATU JAM
The Body Shop bersama dengan WWF turut mensukseskan kampanye Earth Hour dengan melakukan aksi memadamkan listrik selama satu jam

 

Pemanasan global merupakan salah satu ancaman kehidupan di bumi yang paling signifikan. Salah satu cara untuk mengurangi dampak pemanasan global adalah dengan perubahan gaya hidup individu menjadi lebih bertanggung jawab untuk lingkungan. Dalam hal ini The Body Shop Indonesia akan berkolaborasi dengan WWF (World Wildlife Found) dalam kampanye global untuk memadamkan listrik selama satu jam melalui Earth Hour 2010.

 

Earth Hour adalah salah satu program kampanye dari WWF, organisasi konservasi terbesar di dunia, berupa inisiatif global yang mengajak individu, pebisnis, pemerintah dan sektor publik lainnya di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dalam satu jam, yang telah dilakukan pada hari Sabtu, 27 Maret 2010 pukul 20.30 – 21.30 (waktu setempat).

 

The Body Shop sebagai role model dalam dunia bisnis dengan kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan menjadikan kampanye Earth Hour sebagai kesempatan yang baik untuk berpartisipasi meningkatkan kesadaran dengan cara memadamkan beberapa titik lampu di setiap toko The Body Shop yang tersebar di seluruh Jakarta pada pukul 20.30 – 21.30 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, 58 dari 60 toko The Body Shop di seluruh Indonesia mematikan 6-151 titik lampu dan dengan demikian menghemat 118.383 watt. Diharapkan kampanye ini dapat menimbulkan awareness atau kesadaran masyarakat khususnya customer The Body Shop akan pentingnya menghemat energi dimulai dari hal yang paling mudah, yakni di tempat tinggal kita.

 

Tujuan kampanye Earth Hour pada tahun 2010 ini yakni menjaring sebanyak-banyaknya individu, rumah tangga, dan praktisi bisnis untuk ikut mematikan lampu sebagai kontribusi mereka mengurangi dampak pemanasan global. Selain itu juga mengedukasi masyarakat tentang ancaman pemanasan global dan apa yang bisa mereka lakukan untuk membuat suatu perubahan yang dimulai dari kehidupan mereka sehari-hari.

 

Kenapa Jakarta yang di pilih sebagai kota untuk mengkampanyekan program Earth Hour ini, karena konsumsi energi listrik di Indonesia terfokus di Jawa – Bali atau sebesar 78% dari total keseluruhan konsumsi listrik nasional, karena 68% konsumennya berada di Pulau Jawa-Bali. Bagian Indonesia yang lain juga mendapatkan porsi yang lebih kecil. Pengaruh Earth Hour cukup signifikan bagi kota Jakarta karena dengan mematikan lampu-lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai selama 1 jam dapat memberikan kontribusi kepada penghematan listrik di Jakarta serta mendukung program efisiensi energi yang dihimbau pemerintah pada pukul 17.00-22.00. Apabila 10% saja penduduk Jakarta yang mau berpartisipasi dalam Earth Hour, maka Jakarta dapat menghemat konsumsi listriknya sebesar 300 MWh, atau setara dengan mematikan 1 pembangkit listrik dan menghemat 267,3 ton CO2.

 

Earth Hour sendiri bermula dari kampanye kolaborasi antara WWF-Australia, FairMax Media, dan Leo Burnett untuk Kota Sydney, Australia, dengan tujuan mengurangi efek gas rumah kaca di kota tersebut sebanyak 5% pada tahun 2007. Di Jakarta sendiri, kampanye Earth Hour sudah mulai dilaksanakan untuk pertama kalinya pada tahun 2009 dan berjalan dengan sukses.

 

Informasi lebih lengkap tentang kampanye Earth Hour silakan kunjungi www.earthhour.wwf.or.id.