Penerima Dana Hibah 2008
DONASI KEPADA YAYASAN TERANGI
The Body Shop Foundation selalu mendukung program kegiatan pelestarian lingkungan dan aksi penyelamatan sumber daya alam langka sebagai wujud konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai yang diterapkannya. Salah satunya adalah Protect Our Planet.

Sejalan dengan misi yang diusung oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI), The Body Shop Foundation mendukung konservasi dan pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia terutama terumbu karang.
Indonesia memiliki 60% jenis karang yang ada dunia, sayangnya, keadaan terumbu karang di Indonesia sangat memprihatinkan. Penyebabnya adalah pengrusakan yang diakibatkan oleh eksploitasi manusia dalam pengambilan terumbu karang yang berlebihan, polusi di laut, dan ketidakpedulian manusia. Apabila didiamkan, kepunahan terumbu karang tidak bisa dihindarkan. Padahal, terumbu karang merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan, penyedia sumber daya bagi manusia, serta pelindung pantai. Hilangnya terumbu karang berarti hilang pula seluruh fungsi tersebut.
Keterlibatan The Body Shop Foundation dalam Program Kesadaran Masyarakat yang merupakan bagian dari kegiatan konservasi terumbu karang Indonesia adalah dalam bentuk pemberian donasi. Dana sejumlah US$ 8,000 yang didonasikan kepada Yayasan TERANGI telah dipergunakan untuk membiayai pembuatan komik seri “Bondan & Undul”.
Yayasan TERANGI membuat komik untuk difokuskan pada target audience anak-anak berusia 8-12 tahun. Tujuannya adalah menyediakan informasi yang bisa diserap anak-anak secara efektif sehingga membangkitkan kesadaran mereka akan pentingnya melindungi sumber daya terumbu karang dari ancaman kepunahan.
Selain bergambar, cerita komik “Bondan& Undul” pun berhasil dirangkai dengan sangat menarik. Isinya menceritakan tentang seorang anak yang mempunyai misi menyelamatkan kehidupan terumbu karang di sebuah pulau di Indonesia dan menggambarkan jenis-jenis ikan yang terancam punah dari perairan Indonesia. Komik ini dikemas cantik dengan tampilan karikatur biota laut yang lucu, sehingga merangsang keingintahuan anak dan diharapkan mereka mendapatkan banyak informasi yang mudah dimengerti dengan bantuan gambar.
Sampai saat ini Yayasan TERANGI telah memproduksi beberapa poster, buku, komik, dan materi pendidikan lainnya dalam dua versi, yaitu bahasa Inggris dan Indonesia.
Yayasan Sahabat Anak
Dukungan The Body Shop Foundation untuk Program Pusat Kegiatan Anak
Keberadaan anak-anak jalanan yang tumpah ruah di berbagai sudut jalan ibukota Jakarta adalah gambaran sosial yang sangat memprihatinkan. Jumlah mereka yang semakin menjamur setiap tahunnya mendesak dilakukannya penanganan terhadap persoalan ini. Melihat keadaan yang demikian, The Body Shop Foundation memberikan dana bantuan hibah kepada Sahabat Anak (SA) yang memperjuangkan terwujudnya hak-hak dasar anak untuk bertahan hidup, memperoleh perlindungan, dan mendapatkan pendidikan.
Sahabat Anak yang didirikan pada tahun 1997 telah mengabdikan pelayanan sosialnya untuk membina anak-anak jalanan melalui Pusat Kegiatan Anak (PKA). Latar belakang pembentukan PKA adalah mengaktifkan fungsi sekolah alternatif bagi anak-anak jalanan yang putus sekolah. PKA menyediakan kebutuhan pendidikan baik formal yaitu melalui bimbingan belajar intensif maupun informal melalui kegiatan pengembangan keterampilan di pusat pelayanan kesehatan yang mudah diakses.
Dana sejumlah Rp 263.950.000,- telah dikucurkan pada Sahabat Anak untuk mewujudkan terselenggaranya program edukasi informal PKA. Dengan kapasitas yang mampu ditampung PKA yaitu sekitar 50 anak di setiap paket programnya, dalam durasi satu tahun PKA bisa memberikan wadah bagi kira-kira 100 anak untuk mengenyam bangku pendidikan. Setiap anak ini akan menempuh minimal satu semester (6 bulan) sampai paling lama satu tahun untuk dinyatakan lulus dari PKA.
Hasil yang diharapkan dari mengikuti program edukasi PKA adalah anak-anak jalanan ini tidak lagi hidup dan bekerja di tempat–tempat yang tidak aman, seperti trotoar, persimpangan lalu lintas, atau di jalan-jalan tetapi kembali ke pangkuan orangtua dan keluarga mereka, menyelesaikan sekolah, dan dengan berbekal keterampilan yang memadai mereka mampu berkarya dan hidup mandiri.