Berikan Hadiah Terindah Di Hari Ibu

Berikan Hadiah Terindah Di Hari Ibu

Berikan hadiah kejutan berupa perjalanan dengan ibumu tercinta!

Caranya mudah:

Ceritakan pengalaman atau harapan liburan dengan ibu, pastikan untuk login terlebih dahulu untuk menulis ceritanya pada kolom komentar dibawah. Ditunggu paling lambat 13 Desember 2019.

Mekanisme program:

  1. Hadiah akan dikirimkan melalui e-mail sesuai akun Love Your Body™ Club-mu.
  2. Pemenang akan diumumkan di website The Body Shop Indonesia pada tanggal 20 Desember 2019.
  3. Akan dipilih 10 cerita terbaik yang akan mendapatkan hadiah e-voucher dari Tiket.com senilai Rp2.000.000
November 29, 2019
Comments
Anisa Aqilah
December 1, 2019 at 1:09 AM
Selamat malam:) Tulisan ini saya tulis pukul 1 malam di hari pertama bulan Desember. Ibu adalah sosok yang paling penting dalam hidup saya. Hanya dengan melihatnya dari belakang saja sudah mengurangi beban di hidup saya. Ingin rasanya untuk membalas semua perjuangannya selama ini dalam merawat dan mendidik saya. Ibuku adalah seorang pekerja kantoran. Ia tak banyak punya waktu luang untuk pergi jalan-jalan dan menikmati pemandangan di luar. Keluarga kami memang jarang untuk pergi ke luar kota dan menikmati wisata alamnya. Sibuk dan memang kami semua tak memiliki banyak waktu luang. Jika memang dengan menuliskan kalimat-kalimat ini saya dan ibu dapat berlibur, mungkin itu adalah keajaiban:) Bahagia rasanya membayangkan menikmati indahnya senja di pantai bersama ibu. Berbincang tentang apa saja yang tak sengaja terpikirkan. Bahagia rasanya membayangkan menikmati dinginnya hawa sejuk pagi hari di pegunungan bersama ibu. Saling memeluk untuk berbagi kehangatan. Ingin sekali menikmati waktu bersama ibu. Ingin sekali membuatnya tersenyum dengan membawanya ke tempat yang ia inginkan. Untuk ibuku, selamat hari ibu. Aku tak pernah mengucapkan ini secara langsung, namun kini akan ku ungkapkan. I love u mom. You're the strongest woman ever in this world. You're prettier than Jennie Blackpink for me haha
Emma
December 1, 2019 at 1:17 AM
Pergi liburan jalan-jalan dengan ibu, biasanya kami mempersiapkan dengan skincare yang tepat pada musimnya sebelum dan saat dalam perjalanan supaya wajah terlihat fresh di foto. Pasti juga biasanya kami selalu mempersiapkan make-up agar difoto tampak sempurna. Dengan The Body Shop, semua kebutuhan skincare dan make-up menjadi lebih praktis dan mudah. Acara liburan yang sangat menyenangkan.
Karina
December 1, 2019 at 6:48 AM
Ibuku bukanlah wanita karir yang bisa bikin tajir melintir. Ibu juga bukan sosialita, yang bisa foya-foya. Seorang ibu rumah tangga yang selalu memastikan anaknya tidak terlambat sekolah atau bekerja, memastikan bekal anaknya tak tertinggal, pun ibu adalah fashion stylist untuk buah hatinya. Dia adalah ibuku yang waktunya habis hanya untuk memperhatikan dunia anak-anak kesayangannya. Ibu jarang jalan-jalan, sekali dalam setahun pun belum tentu. Perjalanan ibu hanyalah rumah ke pasar tiap harinya. Pernah ku tanya suatu kali apakah ibu tidak bosan hanya dirumah, jawabnya, "sudah lebih dari 20 tahun ibu hanya ibu rumah tangga, yang kadang nerima orderan menjahit, masa bosan? Ya bosan nggak bosan, toh hidup ibu harus disini, nemenin anak ibu naik tangga sukses. Kalo dibilang ingin liburan, wah pasti. Tapi nanti kalau ada uang lebih. Sekarang untuk anak ibu dulu". Sejak ibu mengatakan itu, aku selalu berpikir untuk memberikan hadiah liburan di hari ibu nanti. Semoga aku bisa mewujudkannya kali ini. Tunggu aku ibu, aku akan segera melihat senyum bahagiamu.
APRIYANA .
December 1, 2019 at 8:34 AM
Maaf ya Mah untuk ke 3 kali nya Nana ga bisa di deket mamah saat hari Ibu nanti. Nana selalu berdoa semoga Mamah sehat. Tahun depan Nana rencana mau menikah, akhirnya setelah penantian panjang. Nana pengen banget bisa jalan2 sama Mamah, ngabisin waktu sama Mamah buat gantiin waktu selama kita jauh 3 tahun ini sebelum Nana ngejalanin kehidupan baru. Nana mau ngucapin terima kasih buat semua kasih sayang, doa, dan air mata Mamah buat Nana.
Rafiah Rahimi
December 1, 2019 at 12:00 PM
Mama adalah seorang ibu rumah tangga yg setia, penuh kasih sayang pada semua anaknya dan binatang peliharaan kami. Kerut dimuka nya terbentuk karena kerja kerasnya mencari uang utk biaya hidup dan sekolah anak anaknya. Selama hidup nya bedak beliau hanya bedak tabur merk SNI dan tak pernah pakai gincu. Fragrant pun hanya kapur sirih. Jauh dari kata merk barang barang mewah. Tak pernah ada kata libur.. Diusia senja nya.. Masih pula harus mengurus cucu cucu nya yg masih kecil karena orang tua nya sibuk bekerja. Tapi karena pengorbanan mama... Kami menjadi orang yg dapat dibanggakan beliau. Sederhana saja..lulus kuliah dan dapat bekerja.. Walau pun bukan pula penghasil uang yg banyak. Beliau hanya berpesan jangan pernah tinggalkan tuhan. Karena itulah kunci kebahagiaan hidup. Untuk mama, terimakasih telah membesarkan kami dengan penuh cinta kasih, semoga tuhan selalu memberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam hidupmu.
Zadinda Aura Intana
December 1, 2019 at 12:35 PM
Namaku Dinda,umurku 14 tahun dan masih duduk di sekolah menengah pertama,ini hanya cerita pengalamanku yang membosankan,karena aku tidak akan menuliskan cerita tentang kehidupan tragis keluarga atau drama drama kehidupan,karena aku hidup dengan bahagia tanpa masalah berarti,menjalani kehidupan monoton tapi menyenangkan,tentu saja keluargaku berperan besar dalam hidupku,kami seringkali melakukan bebagai macam aktivitas seperti keluarga lainnya seperti meniup kue saat ada yang ulang tahun,pergi wisata dan lain sebagainya,biasanya saat hari ibu aku akan mengumpulkan uang saku ku agar bisa memberi beberapa hadiah kecil,yah walaupun tidak bernilai banyak tapi aku senang dapat memberikan sesuatu untuk ibuku,aku ingin sekali memberikan sesuatu yang lebih bernilai walaupun ibuku mengatakan ketulusan lah yang utama,pernah suatu saat ayahku memberi ku uang untuk memberikan hadiah ibu tapi aku menolak,karena aku ingin memakai uangku sendiri untuk membeli hadiah.jadi aku hanya mengandalkan uang saku untuk memberi hadiah,andai saja aku sudah bekerja.Dan kali ini aku berharap dapat memberikan sesuatu yang lebih spesial di hari Ibu
Melinda Sari
December 1, 2019 at 4:14 PM
Satu hari pun tidak pernah ada liburan aku bersama ibu (mama) karena beliau tidak pernah mau di ajak jalan dengan alasan biaya tiket mahal. Padahal tiket sudah Murrah bgts.. hmm. Ini efek dari papa ku yang melarangnya.. berharapan bisa jalan-jalan trip sama mereka ke Bali. Karena terakhir aku kesana hanya bersama teman dan pacar. Berharap natal bisa ajak mereka ke Bali
Verilla Astoria Aprilia Desi
December 1, 2019 at 4:22 PM
Pengalaman berlibur yang sampai sekarang masih sayang buat dilupain "feeling-nya" adalah berlibur ke pantai pangandaran. Sudah lupa detailnya bagaimana karena masih kecil saat itu, cuma dulu sempet ada buku album fotonya dan sampai sekarang masih inget kalo udah pernah kesana bareng mama. Aq rasa dulu itu piknik kantor mama deh.
Dewi rahmawati mustika
December 1, 2019 at 4:27 PM
harapan liburan dengan ibuku, aku bisa pergi ke singapore bareng, karena ibu belum pernah keluar negeri sama sekali, dan kenapa singapore yang aku pilih karena bbrp kali aku pernah ke sana dan pulangnya aku cerita kalau di sana sangat tertib dan bersih serta banyak tempat wisata yg bagus serta pusat perbelanjaan yang harganya terjangkau. Dan ibuku sangat antusias ingin ke singapore. Semoga dari lomba ini aku bisa membawa ibu ke singapore.
Indri Budi Angeliawati
December 1, 2019 at 4:28 PM
Saya hanya ingin Ibu saya yang sudah tua tidak terbebani oleh pikiran apapun. Saya berusaha untuk selalu membahagiakan hidupnya, menyenangkan hatinya. Aktivitasnya bermain bersama cucu-cucunya. Berolahraga dan piknik bersama teman-teman manulanya. Apapun saya lakukan supaya ibu bahagia. Satu keinginannya yang belum bisa saya wujudkan adalah membawanya ke tanah suci Semoga diberikan jalan untuk kami, supaya bisa mewujudkan keinginannya. Aamiiinn...
Vena
December 1, 2019 at 4:43 PM
Impian mama ingin pergi ke China untuk melihat negeri tirai bambu yang indah. Sampai beliau berumur 62 tahun, impiannya belum terwujud. Saya berharap bisa membawa mama saya ke China
Devia Dewi
December 1, 2019 at 4:44 PM
Semenjak alm. papa meninggal, dan aku sudah bekeluarga, udah gak pernah ajak mama traveling lagi.. semoga dengan kesempatan bareng the bodyshop dan tiket.com, aku bisa aja mama jalan-jalan lagi.. semoga selalu sehat dan bahagia ya ma.. terima kasih untuk segala kasih sayang dan cinta.. terima kasih sudah menunjukkan apa artinya kuat dan berjuang untuk keluarga itu seperti apa.. sayang mama
Dian Chusnul .
December 1, 2019 at 4:45 PM
Ibu ku adalah ex perawat, aku seringkali ditinggalkan oleh ibu ketika ibu bekerja kala itu. Aku tau dan paham karenanya aku tidak marah pada ibu. Saat ini ibu sudah pensiun dari profesinya dan menikmati masa pensiunnya di rumah untuk mengurus ayah. Namun, ikatan batin dengan ibu terasa berbeda, aku tidak bisa seromantis teman2 ku yang memiliki ibu yang memutuskan sebagai ibu rumah tangga. Aku ingin sekali liburan dengan ibu, hanya berdua...iyah berdua...seperti membayar waktu kami yang tidak pernah bisa bertemu karena dulu ibu bekerja, walau hanya nyalon berdua saja.
Ayu Fajriati
December 1, 2019 at 4:55 PM
Aku liburan sama ibu waktu itu ke Way Kambas itu aja pas reuni dan pas aku pulang, karena aku kuliah jauh dari ibu jadi liburan cuma gitu aja kak. Kalo menang aku bakal ajak ibu liburan bareng:')
Nana Tobing
December 1, 2019 at 5:33 PM
Aku paling sering berpergian berdua dengan mamaku. Liburan yg paling berkesan adalah kalau kami sedang pulang ke Medan. Ya biarpun kami asli orang medan, tetapi beberapa tahun terakhir ini kami lebih banyak beraktifitas di ibukota. Sehingga kalau pulang ke Medan, kami menganggapnya sebagai liburan. Kalau sdh sampai di medan, kami bersama-sama menghabiskan waktu membersihkan rumah, menikmati kuliner medan yg dulu sering kami nikmati sebelum pindah ke ibukota, mengunjungi sanak saudara, pergi ke tempat-tempat yg biasa kami kunjungi. Tapi ada satu yg belum terwujud kalau ke Medan. Kami selalu berencana mau pergi ke Danau Toba atau Brastagi tetapi belum ada waktu. Semoga kami bisa memenangkan perjalan untuk bisa liburan ke Danau Toba.
Andriani
December 1, 2019 at 8:09 PM
Inginnya bisa liburan berdua bersama mamah seperti waktu beberapa tahun lalu. Namun dua tahun belakangan ini harapan itu blm dpt terwujudkan karena waktu yang belum tepat dan prioritas budget liburan yang harus dikalahkan dengan hal hal yg harus kami prioritaskan.Rasanya ingin mengulang seperti waktu terakhir liburan berdua kami. Pada waktu itu kami ke yogyakarta, selama 3 hari 2 malam. Menikmati senja yang teduh di candi Borobudur. Kemudian keesokannya menjelajahi pantai Baron, Drini, Indrayanti dan di akhiri wisata kuliner dengan menu seafood di pantai depok.Semoga saja liburan manis, me time bersama mamah bisa terealisasikan dalam waktu mendatang.
Melisa Tandun
December 1, 2019 at 10:22 PM
Ibuku dan aku sama-sama memiliki impian untuk bisa ke Jepang. Aku bekerja keras & menabung untuk mewujudkan impian kami berdua. Dan akhirnya 1 tahun sebelum aku menikah & meninggalkan kota tempat tinggalku, aku bisa membawa Ibu liburan berdua ke Jepang. That moment was priceless, that trip was memorable. Semoga di ulang tahunnya yang ke 53 akhir Desember nanti, aku bisa menghadiahinya trip berdua lagi. Amin ❤️
Supriyadi
December 1, 2019 at 11:07 PM
Tahun lalu tepat 22desember 2018 saya mengajak ibu saya ke bandung dan menginap 3hari 2malam disalah satu hotel di Dago. Saya sangat bersyukur tepat Hari Ibu saya bisa membahagiakan ibu saya orang tua tunggal saya saat ini sepergian Bapak saya, walaupun hanya ke Bandung dan menikmati beberapa tempat disana dengan cucunya yaitu anak pertama saya yang berusia saat itu 8bulan dan sedang sangat mengemaskannya. Semoga tahun ini saya bs mewujudkan keinginan beliau untuk ke semarang menikmati wisata kuliner disana, kuliner yang dia inginkan yang saat ini beliau hanya bisa nonton ditayangan televisi saja. Wish me luck ❤️
Mega Farras
December 2, 2019 at 11:10 AM
Pengalaman liburan tahun ini nemenin mama berdua aja ke kampung halamannya di purwodadi, karena mama kangen banget sama nenek yg sekarang udah tinggal sendiri. Selain ke kampung halamannya, sebelum pulang aku sempatkan ajak jalan-jalan ke semarang, kita kulineran dan jalan-jalan naik becak. Mau banget ngajak liburan lagi, karena mama emang suka banget jalan-jalan karena sibuknya kerjaan di rumah dan aku tau pasti dia suntuk dengan rutinitas.
Ratna djh
December 2, 2019 at 11:16 AM
Ini harapanku untuk bissa liburan lgi sama mama, waktu belum menikah kami selalu menghabiskan waktu berdua, wlwpun sy kerja di luar kota setiap liburan sy selalu pulaang untuk menghabiskan liburan bersama mama, kemana2 kami selalu berdua mama bukan hanya sebagai sosok teladan untukqu beliau adalah sahabat karibqu, beliau sll mengerti apa yg ada di hatiku, tapi syg sejak menikah dan punya baby waktuqu bersma mama hampir tak ada aapalgi sekarang tinggal jauh dri mama, harapanqu semoga kita bisa liburan bersama lagii belanja bareng makan bareng sambil ngobrol jalan2 keliling kota, semoga ada waktunya nanti Aamiin, selamaat hari ibu mama, you’re are my everything, you’re are my inspiration in my life, sehat selalu mama, semoga Allah SWT selalu memberikan engkau kesehatan dan kebahagiaan hidup, love you more
CATRINA PASARIBU
December 2, 2019 at 11:39 AM
Dr dlu tuh pengen banget ngajak ke jakarta liburan singkat karna akutuh merantau dijakarta ehh gak taunya mamak emg ke jakarta tpi nemenin aku operasi endoscopy (kolon dn gastro)
Fira Sunandar
December 2, 2019 at 3:39 PM
Aku dan Mama ku jarang liburan bersama karena mama dan aku sama2 sibuk cari uang dan kalaupun berlibur biasanya kita nabung dulu biar bisa liburan. Kita menyempatkan berlibur paling saat moment libur lebaran aja selebihnya jarang sekali bahkan setahun bisa di hitung beberapa kali. Aku pengen banget ngajak mama liburan ngga usah jauh- jauh yang penting tempat yang adem , nyaman, jauh dari keramaian dan bisa bikin mama seneng :)
vina riyanti
December 2, 2019 at 4:15 PM
Hampir 8 tahun saya jd anak perantau, dan tentunya merayakan hari ibu hanya dengan tlp atau videocall saja. Terkait pekerjaan yang padat untuk silahturahmi pun hanya dilewati ketika hari raya idul fitri tiba. Dulu waktu sebelum jadi perantau, semua yang aku lakukan harus dengan mama, apapun itu, yang aku alamin semuanya harus cerita ke mama. Banyak hal yang mama kasih ke aku, dan mungkin aku sebagai anak belum bisa ngasih yang terbaik kaya yang mama kasih. Being single parent itu sangatlah tidak mudah, but you did it well mom.. Dan sekarang aku sudah bekeluarga dan sudah menjadi seorang ibu. Semoga aku bisa menjadi ibu seperti mama, yang kuat dan tangguh dalam menghadapi apapun, sukses membesarkan anaknya hingga jenjang pendidikan tinggi. Dan yang paling penting bisa mnjadikan anaknya menjadi anak yang takut sama alloh dan care dengan apapun (Aamiin). Dan di tanggal 1 desember 2019 ini mama berumur 66 tahun, ak berharap semoga mama sehat selalu (itu saja), doa mama yang slalu aku andalin selama perjalanan hidup aku, dan kesuksesan yang ak dapat sekarang juga karena doa mama. Smoga bodyshop dan tiket.com bisa memberikan hadiah yang terbaik juga buat mama aku.. :)(hehee jadi nangis) T.TJambi, 2 Desember 2019, Vina
Siti Fatimah
December 2, 2019 at 5:33 PM
pergi liburan bareng ibu menyenangkan apa lagi ditemenin skincare body shop liburan akan asik pengorbanan ibu tidak terhingga kita tidak bisa membalas jasad nya seseorang ibu.seorang ibu penuh kasih sayang kepada anak nya, ibu adalah yang merawat saya dari kecil hingga dewasa, ibu sosok malaikat tanpa sayap semoga ibu panjang umur
Monica Dewi Indrasari
December 2, 2019 at 6:11 PM
Happy Birthday to my December momSaya mempunyai seorang mama yang sebentar lagi akan merayakan ulang tahunnya yang ke-73. Quite a journey for a human life, right?Beliau adalah seorang dokter yang sejak jaman Orde Baru, ditugaskan ke kota-kota dan desa-desa kecil di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah.Saya tidak pernah bisa membayangkan, bagaimana seseorang yang bertubuh mungil sepertinya, bisa menjelajahi puluhan desa dan hutan sejak usia 27 tahun. Melintasi sungai dengan jeep wrangler bersama team dari WHO ditemani sejumlah tentara, menembus lebatnya hutan dan desa kecil yang tentunya belum terjamah listrik. Tidak jarang beliau harus menginap di rumah penduduk seadanya saat itu.Ya. Beliau mengemban tugas sebagai dokter Keluarga Berencana (KB) yang pada saat itu merupakan program baru dari pemerintah. Begitu besar tantangan yang beliau hadapi dalam mendidik masyarakat pedalaman dan merubah pola hidup 'banyak anak banyak rejeki' di kala itu. Seringkali tidak cukup hanya bermodalkan wicara saja, namun butuh ketekunan dan memberikan berbagai contoh nyata.Sudah lama beliau pensiun dari tugasnya di departemen kesehatan. Namun semangat bertualangnya khas sagitarius dalam dirinya seperti tidak pernah luntur. Terkadang beliau menengok kembali daerah-daerah yang dulu menjadi binaannya, yang tentunya sudah mengalami kemajuan jaman. Berulang kali saya mendengarkan cerita beliau sejak saya kecil, mulai dari asyiknya disuguhi ayam hutan oleh pak Kepala Desa, siapa saja yang dia temui, bagaimana beliau memberikan penyuluhan, dst. Cerita-cerita tersebut lama kelamaan menjadi bagian dari hidup dan memori saya.Di masa senjanya, saya sebagai anak perempuan tunggal, berusaha kembali menemani beliau, karena papa saya sudah lama meninggal. Ya, saya kembali ke kampung halaman dari kehidupan ibukota. Memang berat pada awalnya. Apalagi kami sering berbeda pendapat dalam banyak hal. Namun kami mempunyai dua minat sama yang menyatukan kami, yaitu travelling dan kuliner. Walaupun dalam sebulan hanya bisa sekali-dua kali karena keterbatasan waktu dan fisik, saya berusaha mengajak beliau jalan-jalan dan menginap di berbagai kota. Happy memories are indeed priceless to remember, and I try to make it meaningful in her old times.Kebetulan di jaman digital ini semuanya menjadi serba mudah. Cukup hanya mengunduh sebuah aplikasi perjalanan, kami bisa melakukan perjalanan ke manapun yang beliau inginkan. Bukanlah sebuah promosi jika kebetulan satu-satunya aplikasi perjalanan yang saya miliki adalah tiket.com :) Sangat memudahkan kami dalam mencari rekomendasi tempat menginap yang sesuai dengan foto yang ditampilkan. Dan di akhir setiap perjalanan, mama saya selalu tersenyum puas. Dan bertanya, "Akan kemana lagi kita bulan depan?".
Intan Amalia
December 3, 2019 at 1:57 PM
Mama adalah seseorang yang sudah melahirkan saya, merawat saya, mendidik saya, menjaga saya dan melindungi saya. Saya sangat berterimakasih kepada mama saya untuk selama 16 tahun ini dan kedepan nya. Membuat mama bahagia adalah salah satu hobi bagi saya dan jika ini membantu, saya berharap dapat pergi berlibur ke luar negeri bersama mama saya. Sangat jarang bagi saya dan mama untuk pergi liburan. Semua nya selau terbatas oleh kesibukan saya yabg di sekolah dan les. Terakhir kali sy pergi liburan ke epicentrum sama mama saya lada tanggal 1 November 2019. Saya sangat senang bisa menghabiskan malam itu dengan mama saya. Kita pun juga pergi ke the body shop. Kita membeli parfume, body yogurt, masker dan mama saya dapat membeli lipstick warna kesukaan nya. Dan juga kami mendapatkan voucher dan berbagai sample dari the body shop. Saya sangat senang dapat menghabiskan girls time bersama mama saya. Mama selalu bercerita tentang masa muda nya yang dia pergi ke luar negeri dan saya pun selalu tertarik dan kepingin pergi. Sampai sekarang kita belom punya waktu untuk pergi bersama mama saya, saya berharap saya dapat pergi menikmati liburan saya bersama mama. Pergi melihat pemandangan di luar sana, membeli sourvenir, berfoto untuk membuat kenangan dan yang paling penting menghabiskan waktu bersama. Happy mother's day Mom, i love you so much. I'm sorry i couldn't be the daughter you always want me to be, but i will try my best to make you proud. Thank you ;)
Maharani Dyah Anggita
December 3, 2019 at 2:17 PM
Impian liburan bersama orang tua khususnya seorang ibu merupakan salah satu impian saya dari dulu. Perjalanan liburan itu merupakan salah satu kegemaran saya juga kegemaran ibu pula. Kami berdua sangat menyukai traveling. Harapanku di umur senjanya ingin sekali mengajaknya keluar dan melihat indahnya pemandangan di sudut kota yg diinginkannya. Dalam peringatan hari ibu, semoga hadiah liburan ini persembahan dari TBS dapat bermanfaat bagi ibu dan juga aku sebagai anak yang tak mampu membalas beribu hingga berjuta jasa yang telah diberikan kepadaku. Selamat hari ibu wanita tangguh, i love you more
daesy haryani
December 3, 2019 at 3:07 PM
Liburan berdua dengan mama adalah kesempatan yang berharga sekarang, mengingat usia mama yang sudah memasuki 75 tahun. Beliau sudah sepuh, tenaga sudah pasti terbatas, lebih sensitif, dan semakin suka tinggal di rumah. Tapi kasih sayang dan perhatian kepada anak cucu tak perlu diragukan. Oh ya ada satu hal lagi yang tidak berubah sejak mama muda, beliau rajin merawat diri; makan makanan yang sehat dan perawatan kulit khususnya wajah dengan produk Body Shop yang dijadikan sebagai hadiah akhir tahun. Membayangkan liburan yang pas dengan kondisi mama saat ini adalah mencari hotel yang nyaman untuk dinikmati beberapa hari. Mengisi kegiatan liburan dengan jalan pagi yang ringan, menikmati sarapan sambil ngobrol dan mengajak mama berbelanja tas yang disukainya, judulnya tentu saja, ‘liburan ala mama’
Salasih wulandari
December 3, 2019 at 4:25 PM
Ibu buat sy adalah sosok ibu yg luar biasa, ibu sy bukan pekerja kantoran, tp ibu rumah tangga yg mempunyai warung, kita 8 bersaudara. Tapi 7 dari 8 org anak semua kuliah. Ibu saya cuma lulusan SD tp mempunyai harapan yg besar utk anak2 nya sekolah sampai perguruan tinggi. Alhamdulillah kita semua kuliah sampai perguruan tinggi kecuali anak yg pertama. Kita anak2 nya selalu mengajak jalan2 di dlm kota walaupun cuma utk mkn bersama . Ibu berkesan sekali wkt sy ajak menginap di hotel bintang 5 di mana tempat sy bekerja.Kita mempunyai planning mengajak ibu untuk jalan ke Bali. Krn ibu pengen sekali ke bali. Mudah2an terwujud di tahun depan. I love you ibu.. Lelah mu tak tergantikan oleh apa pun.
Riri
December 3, 2019 at 6:59 PM
Hay The body shop! Terimakasih untuk giveaway ini yang sekaligus mengingatkan saya sebentar lagi hari ibu. Aku dan ibuku jarang sekali melakukan liburan bersama. Terkadang terhalang waktu dan juga finansial. Ibuku itu orangnya tangguh! Di usia 50 an bahkan sanggup menjadi marketing freelance. Tapi berkat jerih payahnya akhirnya keadaan ekonomi kami sedikit membaik. Beliau juga lebih mengenal lingkungan dan teman teman yang baik. Bahkan sering mengunjungi tempat yang bahkan saya pun belum pernah mampu mengajaknya ( karna saat itu saya belum bekerja). Berkat pekerjaannya kami pernah berlibur ke pantai bersama dan juga berenang bersama. Alangkah bahagia senyum diwajah bidadari ku itu. Selain itu kami bermain ayunan dan berfoto bersama. Btw itu foto liburan pertama kami. Saat itu saya berjanji kelak akan mengajaknya berlibur bersama dan menaiki pesawat yang saat ini belum pernah dia rasakan hehe. Saat ini saya sudah memiliki pekerjaan tetap. Doakan saya ya reader agar mimpi saya terwujud! :)
Karina Yudhi
December 3, 2019 at 9:43 PM
My mom is the best, the best that ever was. And I love her just because, alooot of reasons. Termasuk dalam dunia per-skincare-an, kita sama-sama cocok the body shop! Bunda pake oils of life, dan aku pake drops of youth. Kita jg sering travelling bareng, bahkan sebelum berangkat pasti saling cek udah lengkap belum perlengkapan skincare nya, sampe sunscreen jg. Oia ngomongin sunscreen, seneng banget sekarang TBS ngeluarin skin defence face mist, spray super praktis! Kembali ke travelling, pergi sama bunda itu penting buat aku karena bagian dari ingin menyenangkan bunda. I love to see her smile. Sayangnya tahun ini bunda baru saja menjalani operasi lutut kaki, sekarang masih dalam masa pemulihan dan belum bisa jalan. I feel so bad to see her in that kind of condition. Tersiksa sekali gak bisa melakukan apapun. Makanya pengen banget tahun depan bisa ajak jalan-jalan lagi kalau bunda udah pulih. Dan sepertinya harus mikir destinasi yang ramah dulu biar bunda gak susah. Semoga ada rezeki sehat dari Allah dan rezeki voucher dari TBS dan Tiket.com ya! Aamiin..
Siti hadidjah rana
December 4, 2019 at 8:00 AM
Mom thank for loving me in everything, i love you no matter what, you are my whole world, thank you for always listening to me, and always say its ok for me. You are my strength, you are my the witness of every process in my life
Dana Simarmata
December 4, 2019 at 4:30 PM
Perjalananku dan mamak bulan Juli yang lalu ke Penang sebenarnya bukan sepenuhnya liburan. Aku mengajak mamak kesana untuk melakukan medical checkup. Selagi disana aku mengajak mamak wisata kuliner ke beberapa tempat. Dari dulu mamak paling susah diajak jalan2, dan agak sulit menerima masakan yang baru. Jadi biasanya kalau ngajak mamak makan ya fi tempat2 dengan makanan yg agak umum bagi kebanyakan. Makanya agak takjub waktu mamak mau diajak ke Penang, dan bahkan bersemangat mencoba makanan2 baru disana. Walau hanya 2 malam disana tapi hepi bisa punya quality time sama mamak, karena sejak punya anak (ada 4!) baru kali ini bisa nginap bareng mamak tanpa anak2. Rencananya Natal tahun ini kami berencana ngumpul di Batam, di rumah kakak tertua. Mungkin akan menginap di Lagoi atau bahkan jalan one day around Singapura. Kali ini akan ramai sekali, tapi aku berharap mamak bisa senang dan menikmati waktu bersama kami dan cucu2nya. Doaku semoga mamak panjang umur, sehat dan bahagia menjalani masa tuanya. Aku sayang mamak.
Fadhila aninda
December 4, 2019 at 5:35 PM
Sedikit harapanku untuk berlibur bersama ibu. Terdengar klise dan biasa saja sebenarnya. Namun, rasanya ingin tercapai demi ibu. Usiaku 19th dan merupakan anak tunggal dari orang tua tunggal. Orang tuaku bercerai ketika umurku baru 2 tahun. Sejak itu pula ibuku bekerja demi menafkahi aku sampai saat ini. Selama 19th aku dan ibuku jarang berlibur karena sulitnya ibuku mengambil cuti dan untuk liburan memerlukan biaya. Menurut beliau jika uangnya bisa ditabung untuk pendidikanku di masa depan kenapa harus dipakai. Saat ini aku bisa berkuliah di salah satu ptn yang jauh dari rumah. Kesibukkan kuliah membuatku dalam 1 semester hanya bisa pulang maksimal 1x bahkan terkadang tidak bisa pulang karena jadwal sibuknya jadwal kuliah dan praktikum yang tidak bisa ditinggal. Ibuku hanya berkata semoga ke depan bisa menjadi orang yang sukses dan selalu berdoa untuk kedua orangtuamu. Sewaktu sma aku study tour ke bali, aku pamit dan ibuku bilang ceritakan pengalamanmu di bali nanti karena ibu belum pernah sekalipun ke bali. Cita cita ibuku menyekolahkanku hingga ke perguruan tinggi sudah tercapai, tinggal aku menjalaninya hingga akhir. Aku ingin membalas kebaikan ibuku satu persatu, keinginan liburan beliau yang inginkan menikmati sunset di salah satu pantai di bali. Sudah bertahun tahun merencanakan tapi selalu gagal, tiket yang semakin mahal pun menjadi faktor beliau memikirkan ulang keinginannya. Desember ini tepat dengan ulang tahun beliau dan hari ibu. Akan menjadi kado terindah untuknya jika akhirnya bisa menikmati sunset di bali setelah sekian lama menantikannya.
Fadhila aninda
December 5, 2019 at 2:15 AM
Sedikit harapanku untuk berlibur bersama ibu. Terdengar klise dan biasa saja sebenarnya. Namun, rasanya ingin tercapai demi ibu. Usiaku 19th dan merupakan anak tunggal dari orang tua tunggal. Orang tuaku bercerai ketika umurku baru 1 tahun. Sejak itu pula ibuku bekerja demi menafkahi aku sampai saat ini. Selama 19th aku dan ibuku jarang berlibur karena sulitnya ibuku mengambil cuti dan untuk liburan memerlukan biaya. Menurut beliau jika uangnya bisa ditabung untuk pendidikanku di masa depan kenapa harus dipakai. Saat ini aku bisa berkuliah di salah satu ptn yang jauh dari rumah. Kesibukkan kuliah membuatku dalam 1 semester hanya bisa pulang maksimal 1x bahkan terkadang tidak bisa pulang karena jadwal sibuknya jadwal kuliah dan praktikum yang tidak bisa ditinggal. Ibuku hanya berkata semoga ke depan bisa menjadi orang yang sukses dan selalu mendoakan kedua orangtuamu. Sewaktu sma aku study tour ke bali, aku pamit dan ibuku bilang ceritakan pengalamanku di bali nanti karena ibu belum pernah sekalipun ke bali. Cita cita ibuku menyekolahkanku hingga ke perguruan tinggi sudah tercapai, tinggal aku menjalaninya hingga akhir. Aku ingin membalas kebaikan ibuku satu persatu, keinginan liburan beliau yang inginkan menikmati sunset di pantai bali. Sudah bertahun tahun merencanakan tapi selalu gagal, tiket yang semakin mahal pun menjadi faktor beliau memikirkan ulang keinginannya. Desember ini tepat dengan ulang tahun beliau dan hari ibu. Akan menjadi kado terindah untuknya jika akhirnya bisa menikmati sunset di bali setelah sekian lama menantikannya.
Grhaecela
December 5, 2019 at 9:03 AM
Semenjak empat tahun yang lalu, aku sudah tidak tinggal bersama orang tuaku karena aku harus berkuliah di salah satu universitas di Jogjakarta. Hal itu membuatku sudah jarang sekali bertemu dengan mereka apalagi berlibur atau pulang kampung untuk menghabiskan waktu bersama keluargaku, khususnya mamaku. Itu karena keadaan finansial keluarga kami yang tidak menentu. Kemudian, satu tahun yang lalu aku mendapatkan beasiswa untuk pertukaran pelajar di Jepang selama setahun. Itu membuatku sangat senang karena bisa pergi ke luar negeri untuk pertama kalinya. Namun, sayangnya karena itu hanyalah beasiswa yang ditujukan untuk satu orang saja, aku tidak bisa mengajak mamaku untuk ikut juga bersamaku. Aku sangat menikmati negeri sakura itu ketika aku menjadi seorang mahasiswa pertukaran pelajar di sana. Akan tetapi, di satu sisi aku kehilangan sosok ibuku. Aku sangat merindukan sosok seorang ibu. Aku ingin sekali mengajak mamaku dan menghabiskan waktu bersama di negeri sakura tersebut, tempat di mana aku pernah menginjakkan kakiku untuk pertama kalinya di luar negeri. Tidak peduli di luar negeri atau di Indonesia, aku tetap ingin menghabiskan waktu bersama mamaku yang aku sayangi.
Paramita
December 5, 2019 at 10:55 AM
Nama saya Paramita, saya senang jalan2 dan sudah ke berbagai negara itu sebenarnya terinspirasi dari Mama saya yg juga senang jalan2/travelling. Waktu beliau masih single (jama dahuluuuu kala heheh) beliau gak bisa travelling, mungkin karena jaman dulu masih susah ya cari2 info tentang tourism/travel ke luar negeri. Eh, taunya Mama dapet jodoh Papa saya yg seorang pilot. Jadilah mereka ber2 mulai merencanakan liburan2 ber2an (ciyyehhh pasangan jadul hehe) Pernah juga karena kesibukan masing2, mereka tidak liburan bersama. Melihat independensi ini, dan keharmonisan orang tua walopun tidak liburan bareng, membuat saya merasa bahwa 'traveling can enrich your lives in so many ways' dan itu yg saya rasakan setiap pergi ke tempat2 baru maupun yg sudah familiar, baik di dalam maupun di luar negeri. Juga kenangan2 semasa kecil saya liburan bersama Mama dan Papa, Mama sering kali yang muncul dengan ide2 liburan, mulai dari Road Trip ke Jawa Tengah dengan mobil, Train Trip Jakarta-Bandung-Semarang-Surabaya, pertama kali naik pesawat ke Bali waktu saya kecil banget, lalu ke Medan dan Danau Toba, sampai overseas trip Singapore-Malaysia, dan ke Australia untuk cari2 sekolah dan melihat apakah saya akan betah sekolah disana. Kalau tanpa perencanaan matang untuk budget dan destination dari Mama, keluarga kami tidak akan bisa menikmati semua perjalanan2 ini. So, THANK YOU MAMA for infecting me with your travel bug and I got to enrich my life !!! : )
Fadhila aninda
December 5, 2019 at 3:27 PM
Sedikit harapanku untuk berlibur bersama ibu. Terdengar klise dan biasa saja sebenarnya. Namun, rasanya ingin tercapai demi ibu. Usiaku 19th dan merupakan anak tunggal dari orang tua tunggal. Orang tuaku bercerai ketika umurku baru 2 tahun. Sejak itu pula ibuku bekerja demi menafkahi aku sampai saat ini. Selama 19th aku dan ibuku jarang berlibur karena sulitnya ibuku mengambil cuti dan untuk liburan memerlukan biaya. Menurut beliau jika uangnya bisa ditabung untuk pendidikanku di masa depan kenapa harus dipakai. Saat ini aku bisa berkuliah di salah satu ptn yang jauh dari rumah. Kesibukkan kuliah membuatku dalam 1 semester hanya bisa pulang maksimal 1x bahkan terkadang tidak bisa pulang karena jadwal sibuknya jadwal kuliah dan praktikum yang tidak bisa ditinggal. Ibuku hanya berkata semoga ke depan bisa menjadi orang yang sukses dan selalu berdoa untuk kedua orangtuamu. Sewaktu sma aku study tour ke bali, aku pamit dan ibuku bilang ceritakan pengalamanmu di bali nanti karena ibu belum pernah sekalipun ke bali. Cita cita ibuku menyekolahkanku hingga ke perguruan tinggi sudah tercapai, tinggal aku menjalaninya hingga akhir. Aku ingin membalas kebaikan ibuku satu persatu, keinginan liburan beliau yang inginkan menikmati sunset di salah satu pantai di bali. Sudah bertahun tahun merencanakan tapi selalu gagal, tiket yang semakin mahal pun menjadi faktor beliau memikirkan ulang keinginannya. Desember ini tepat dengan ulang tahun beliau dan hari ibu. Akan menjadi kado terindah untuknya jika akhirnya bisa menikmati sunset di bali setelah sekian lama menantikannya.
SUCI APSARI
December 6, 2019 at 8:53 AM
Liburan bersama ibu... ah itu sudah lama sekali rasanya. Sejak saya pindah lokasi kerja yang berbeda kota, kami tidak pernah melakukan perjalanan khusus liburan bersama. Kalaupun pergi bersama tentulah ada “acara keluarga” atau apapun itu yang akan kita hadiri bersama. Ibu orang yang sangat perhatian sama kami semua. Daripada liburan ibu memilih mengunjungi anak dan cucu nya satu persatu dan menghabiskan hari bermain bersama mereka. Belum lagi sampai sekarang ibu masih bekerja, sangat kecil kemungkinan beliau mau menghabiskan cuti hanya buat liburan semata. Tapi saya dan suami sudah bertekad untuk berlibur bersama ibu tahun depan. Semoga kami diberi rezeki kesahatan dan waktu untuk melaksanakan liburan itu. Karena kami tau pasti ibu juga butuh hiburan. Kami sudah merencanakan untuk berlibur ke suatu tempat yang asri sehingga ibu bisa relax menikmati suasana alam tanpa hiruk pikuk perkotaan. Bersama para cucu tentu saja. Karena tanpa anak anak... si nenek tentulah tidak mau diangkut..... Semoga semua rencana berjalan lancar. Aamiin
Elfa Nur Maydina
December 6, 2019 at 1:37 PM
Ibu saya bukanlah seorang wanita karir yang selalu sibuk dengan pekerjaannya di kantor setiap hari, Ibu saya hanyalah seorang Ibu rumah tangga sekaligus single parent untuk saya selama kurang lebih 8 tahun. Kegiatan beliau setiap harinya memang tidak seperti ibu-ibu lain di luar sana yang mungkin sering pergi hangout dengan temannya, pergi arisan dan lain sebagainya, kegiatan ibu setiap harinya hanya diisi dengan memperhatikan anaknya seperti: memastikan anaknya selalu happy setiap hari dalam melakukan kegiatan, memastikan anaknya selalu sehat, memastikan anaknya untuk selalau sholat tepat waktu. Ibu saya merupakan ibu yang cukup senang berlibur dengan anaknya, menurut beliau berlibur bersama anak merupakan pengalaman yang paling membahagiakan karena dengan berlibur kami bisa lebih dekat, namun semenjak ibu menjadi single parent kami sudah tidak pernah lagi berlibur karena keterbatasan biaya, saat ini kebetulan saya sudah bekerja dan memang sedang tahap mengumpulkan uang untuk mengajak ibu saya pergi berlibur, memang destinasi liburan yang saya rencanakan bukanlah destinasi yang jauh tapi saya berharap itu bisa membuat ibu saya happy dan mengobati rindunya untuk berlibur setelah 8 tahun lebih tidak berlibur :)
Arik
December 7, 2019 at 12:13 PM
Ibu adalah satu-satunya orang yang tidak pernah bosan dengan saya. Satu-satunya orang yg tidak akan meninggalkan saya walau apapun yg saya alami. Dan satu-satunya orang yg mencintai saya tanpa pamrih. Beliaulah yg selalu mendampingi saya. Bagi saya, setiap hari adalah hari ibu. Tidak perlu satu hari khusus untuk melayaninya atau untuk mengungkapkan betapa kita menyayanginya, karena sepanjang tahun, dan seumur hidup saya, setiap hari adalah hari ibu.Banyak tempat-tempat indah yg sudah kami kunjungi. Ibu bagaikan sahabat bagi saya. Saya tidak punya teman sama sekali di kota ini, semenjak kami pindah ke sebuah pedesaan di kota kecil, kemanapun saya pergi, kami selalu bersama-sama. Terkadang kami juga pergi ke tempat yg pernah kami kunjungi, untuk mengenang ingatan bagaimana bahagia dan kocaknya kami saat itu, dan menambah memori bahagia tentang tempat itu ketika kami membicarakannya.Jogja adalah destinasi liburan impian kami. Saya berharap saya bisa membawa ibu saya berlibur ke kota Gudeg tersebut. Berjalan dijalanan Malioboro sembari menikmati wisata kulinernya. Ah, semoga.Liburan yang akan menambah memori kenangan kebahagiaan kami. Yang akan kami kenang selalu.
Shinta Widyana
December 7, 2019 at 5:18 PM
Selamat sore..Saya adalah seorang ibu 2 anak. Biasanya di hari libur seperti ini adalah waktu untuk bermain bersama anak2, tapi rasanya badan saya sudah tidak bertenaga.. sebenarnya semalam saya baru mengantarkan ibu saya untuk kontrol ke dokter karena 2 hari sebelumnya ibu saya menjalani operasi. Kebetulan dokter yang menanganinya adalah dokter yang sangat terkenal hingga jam 12 malam kami baru berangkat karena antrian yang panjang.Sejak hari operasi, bahkan hari2 sebelumnya, ibu saya sudah terlalu stress untuk menerima penyakitnya. Memang ini hanya operasi kecil, tapi saat melihat ibu saya keluar ruang operasi dan ia masih belum sadar total, hati anak mana yang tidak ikut menangis.. sebelumnya karena ini bulan desember, ibu saya sering mengganti-ganti profil picture dari chatnya. Dan semuanya adalah foto saat keluarga kami berlibur. Saya pun bertanya: “Ibu mau liburan?”, ia pun menjawab dengan semangat: “hayuu!” (dalam bahasa indonesia artinya ayoo). Tapi apa daya saat ini biaya sudah terlanjur untuk pengobatan, dan ibu pun harus beristirahat. Operasinya adalah operasi amandel sehingga ia tidak bisa bicara dalam beberapa waktu ke depan. Saya dapat membayangkan, bagaimana kita manusia yang adalah manusia sosial, tidak bisa bicara untuk sementara waktu. Ditambah ibu saya tinggal sendirian karena anak2 sudah menikah semua, bapak saya dinas tidak bisa menemani. Namun saat saya membuka hp dan melihat program ini.. tak ada salahnya saya mencobanya, karena saya hanya ingin memberikan kesempatan kepada ibu saya untuk mewujudkan mimpinya..Dalam bayangan saya, ibu dapat kembali bercerita tentang rasanya setelah sembuh, makan makanan yang enak, bersantai dengan pemandangan yang indah, melakukan spa dan apapun yang ia inginkan saat ia tidak bisa melakukannya.. untuk ibuku, semoga lekas sembuh dan darimanapun datangnya, harapan2 mu di usia ini dapat terwujud. Hanya satu keinginan saya untuk ibu, semoga ia diberikan umur panjang, dan saya sebagai anaknya dapat terus membahagiakannya.Selamat sore ibu, sehat selalu.
Natalia Indradjaja
December 7, 2019 at 5:48 PM
Hai mam..apa kabar pengin rasanya kita pergi berdua lagi..ingat mam waktu lia anter mami belanja untuk keperluan dagang mami. Mamiku adalah seorang ygkuat, baik hati, dan reka berkorban untuk anak anaknya. Walaupun sibuk berdagang tapi mami tidak pernah lupa merawat dan memelihara kami dengan penuh kasih. Ingin rasanya pergi berlibur berdua dengan mami melihat matahari terbenam dipantai..merasakan udara yg sejuk dipegunungan..Selamat hari ibu mami tercinta,you are thebest mom in the world..We love u
Surya Akhmad
December 7, 2019 at 10:00 PM
Ibuku Adalah ibu terhebat yang tertakdirkan telah melahirkanku, aku anak nya yang ke 10 terakhir, tak sampai seperti gen halilintar 11 anak, cerita liburan nya pun tak se-spektakuler mereka. Bagiku menghabiskan waktu dengan beliau, adalah liburan terindah, liburan dari segala kepenatan dan beban dalam mencari nafkah untuk keluarga tercinta, membersamai ibundaku yang telah berumur 69tahun, adalah liburan terindah, harapan liburanku dengannya tak muluk, hanya ketempat yang bisa membuatnya rileks dan bahagia. Bercengkrama dan bercerita banyak hal, akan menjadi memori yang terus mengalirkan semangatku sebagai anak lelakinya dalam mengarungi kehidupan ini.
Dwi Irawati
December 8, 2019 at 2:23 PM
Liburan dengan suasana Alam di Pantai, Gunung, Air Terjun, Pedesaan bahkan Danau. Hanya bersama Ibu dan Alam Natural akan merasakan kenikmatan yang tidak ternilai indahnya kebersamaan dengan hati yang tulus memuji lukisan asli nyata ciptaan Tuhan
Anita Puspitasari
December 8, 2019 at 4:40 PM
Ibu adalah sosok paling berjasa dlm hidup saya. Merasa belum bisa membahagiakan beliau, bahkan d hari tuanya ini. Bermimpi bs mengajaknya mengunjungi Ka'bah, semoga Allah SWT mengabulkan. Jika saya bisa memenangkan kontes ini, semoga bingkisan dr The Body Shop nanti bs membuat ibu tersenyum bahagia di hari ibu. Love u mom. Terima kasih, bu.. Terima kasih The Body Shop
Siska Dewi Karmila
December 8, 2019 at 6:51 PM
Ibu adalah seorang ibu rumah tangga sejati...dari kecil saya tahu sampai sekarang hidupnya hanya di baktikan untuk keluarga dan terutama anak2 nya. Ibu saya tidak pernah memikirkan dirinya sendiri selalu ingin menolong kesusahan yg di alami anak2 nya sampai sekarang.saya ingin membahagiakan ibu saya walau hanya membawa beliau berlibur melepas kepenatan nya Saya dan ibu saya selalu bercerita dan berkeinginan untuk pergi berlibur terutama keinginan kami untuk pergi umroh berdua...saya sangat ingin mewujudkan keingin ibu saya tersebut...melihat beliau tersenyum dan tertawa adalah suatu kebahagian yg tak terhingga..saya ingin melihat beliau bahagia di masa tuanya...
Stefanus Adi
December 8, 2019 at 10:36 PM
Udah 5 tahun kerja di hotel, tapi baru sempet tahun ini pas Ibu ulang tahun ak ngajakin Ibu nginep di hotel. Ibu seneng banget, meskipun hotelnya bukan hotel mewah tapi boutiqe guest house. Seru, liburan berdua, motoran sama Ibu keliling Jogja, nonton Cabaret Show, jajan Mie Jawa. Udah nggak iri lagi ngeliat orang yang begitu deketnya sama Ibu ditimeline medsos. Suatu saat, ada rejeki, ingin lagi ngajakin Ibu liburan, mungkin keluar kota, naik kereta atau pesawat, nginep dihotel berbintang. Biar seneng, biar ikut ngerasain apa yg anaknya pernah rasain. Doain Tuhan selalu kasih rejeki dan kesehatan ya Bu, biar bisa liburan lagi. Makasih udah sayang dan sabar sama Vano. Selamat hari Ibu ❤️
Stefanus Adi
December 8, 2019 at 10:42 PM
Udah 5 tahun kerja dihotel, tapi baru sekali ngajakin Ibu nginep dihotel pas Ibu ulang tahun kemarin Agustus. Ibu seneng banget, akhirnya ngerasain nginep dihotel meskipun cuma boutiqe guest house. Kita keliling Jogja, motoran, nonton Cabaret, jajan Mie Jawa, foto-foto. Sekarang udah nggak ngiri lagi tiap liat orang deket sama Ibunya ditimeline medsos. Tapi masih pengen ngajakin Ibu liburan lagi, keluar kota, entah naik kereta atau pesawat. Ibu belum pernah liburan jauh. Ada rejeki nanti kita liburan lagi ya Bu, doain sehat terus, semangat kerja buat Ibu. Makasih udah sayang dan sabar sama Vano. Maaf Vano banyak ngeyel ini itu. Vano sayang sama Ibu, Selamat Hari Ibu. ❤️
Theresia Rosondang Simbolon
December 9, 2019 at 1:27 AM
Selama 4 tahun belakangan, waktu yang kuhabiskan bersama ibu hanya dapat dihitung dengan jari-jari tangan. Kesibukan kuliah dan keterbatasan finansial membuatku tidak dapat dengan leluasa untuk pulang kampung kalau sedang rindu dengan perempuan yang melahirkanku itu. Obat rindu yang paling terjangkau rasa-rasanya hanya melalui telepon dan sesekali ber-video call. Setelah berhasil wisuda bulan lalu, terbersit keinginan untuk mendapat hadiah apresiasi dari ibu karena telah berhasil menyelesaikan studi ini. Belakangan baru tersadar, hadiah apresiasi seharusnya diberikan untuk ibu, dariku, sebagai wujud terima kasih dan ucapan selamat karena telah berhasil menyekolahkan anaknya sampai ke perguruan tinggi. Tentu, banyak hal-hal yang ia korbankan untuk dapat mencapai titik ini. Ah, kalau coba dihitung-hitung, sampai kapanku rasa-rasanya tidak bisa kubayarkan pengorbanan ibu selama ini. Ibu yang seharusnya bisa berplesir ke tempat-tempat indah dengan uang hasil jerih payahnya selama ini tidak kunjung jua ia lakukan. Apalagi jika bukan karena harus menyokong kehidupan si anak di tanah rantau. Setiap malam, jika mata belum dapat terpejam, sambil menatap awang-awang kubayangkan aku dan ibu menghabiskan waktu berdua dan berbagi cerita tentang hidup kami selama kutinggal menuntut ilmu. Kubayangkan kami bisa pergi ke tempat yang belum pernah kami jumpai sambil mengingat-ngingat kenangan semasa ku kecil. Kubayangkan pula ibu tersenyum sangat lebar saat kuajak bermain di tepi pantai sambil ditemani hangatnya sinar mentari yang seolah-olah paham kalau hari itu adalah hari terbaik bagi kami berdua. Ingin rasanya mewujudkan angan-angan ini secepat mungkin, ibu mungkin sudah menginginkannya jauh-jauh hari. Tapi ia maklum, maklum karna sang anak masih sedang berproses dan masih membutuhkan waktu, sedikit lagi. Dihari ibu mendatang, ingin rasanya mewujudkan angan-angan ini sebagai hadiah pertamaku untuk ibu yang melahirkanku.
Ria R. Savitri
December 9, 2019 at 1:52 AM
Ibuku hanya ibu rumah tangga tapi dia luar biasa! Umurnya memang sudah tidak muda lagi apalagi menjelang 65 tahun dalam beberapa hari lagi (tepatnya tanggal ultahnya bersamaan dengan tanggal deadline tulisan ini, hihi) Semangatnya masih luar biasa, tak lelah untuk tetap support kami, anak-anak gadisnya yang masih asyik sendiri. Kebetulan aku dan adikku baru saja sepakat membuat planning tahun depan untuk mengajak kedua orangtua kami jalan-jalan ke Bali setelah menonton sinetron favorit ibuku yang saat itu banyak beradegan di Bali. Percaya atau tidak, kami sekeluarga belum pernah ke Bali lho, hahaha.. Mudah-mudahan rencana kami, anak-anaknya, bisa terwujud secara sempurna mengingat rencana tersebut akan menjadi pengalaman pertama untuk masing-masing dari kami.
Nida Khansa Humaira
December 9, 2019 at 5:57 AM
Hi! Nama saya Nida usia 26th. Saya seorang ibu hamil saat ini. Saya sangat antusias mengikuti kuis ini karna saya memang punya rencana utk mengajak ibu saya liburan. Saya dan beliau pada dasarnya suka sekali traveling. Biasanya kami memilih tujuan yg tidak terlalu jauh, salah satunya adalah Jogjakarta, dimana saya bertemu dengan suami dan tinggal di kota tsb saat ini. Saya sudah jauh dengan ibu karna perbedaan tempat tinggal. Ibu di Jakarta dan saya di Jogja. Biasanya bahkan kami menghabiskan weekend bersama. Saya sudah sangat ingin bertemu dan menghabiskan liburan bersama beliau. Bila saya menang, rezeki anak saya bisa jalan jalan private dengan ibu dan nenek nya. Ibu saya seorang pekerja keras, beliau masih mau bekerja di usia yg mulai senja, bahkan tak jarang masih memberikan saya sesuatu hasil dari kerja nya. Untuk itu saya berharap bisa berlibur bersama beliau. Iloveyoumom. Im going tobe a mom and youre more than just a mom to me...
Rani Septiawantari
December 9, 2019 at 8:21 AM
Bicara tentang Ibu, pasti ga akan ada habisnya. Dan aku memanggilnya Mama, Mamaku adalah seorang Ibu Rumah Tangga, dan disepanjang hidupnya beliau selalu mengutamakan keluarga. Walaupun beliau sehari-hari dirumah, tapi wawasan beliau sangaaat luas, dan saya banyak belajar dari beliau. Mama selalu mendukung anak-anaknya untuk selalu berkembang dan maju, tentunya dalam hal yang positif lhoo :). Impian Mama saat ini adalah pergi Umroh sekeluarga bersama suami, anak dan menantu serta cucu. Dan sampai hari ini kami masih berikhtiar supaya bisa kesana segera. I love you Mama, wanita pertama yang kukenal yg selalu ada dihati
Jumia Evelyn
December 9, 2019 at 4:47 PM
Ibuku ibu hebat. Dia mampu bertahan kokoh dan tegar mendidik kami bertiga, anak-anaknya, seorang diri dengan berbagai cara dia upayakan. Iya, bapak sudah lama pergi untuk selamanya pada tahun 2000 silam. Tak terbayang jerih payah ibu seperti apa saat membesarkan kami. Sekarang keseharian ibu terbatas hanya di rumah saja setelah 6 tahun pensiun dari tugas nya sebagai pengajar di sekolah dasar. Suasana rumah dan hatinya pasti bertambah senyap karena kedua anak perempuannya (termasuk saya) sudah beranjak dan menetap bersama suami dan anak masing-masing. Dan satu anak lajangnya masih memantapkan diri bekerja di perantauan. Ingin rasanya mengajak ibu berekreasi, melepaskan beban yang iya pendam sendiri meskipun ia tampak tegar dihadapan anak-anaknya. Tak muluk-muluk harus keluar kota, apalagi luar negeri, hanya sekadar mengajaknya keluar dari pintu rumah nya saja dan menatap suasana berbeda dari jendela penginapan pasti sudah membuat kebahagiaannya bertambah. Semoga keinginan ini bisa tercapai, sebagai kado di hari ibu dan hari natal yang segera tiba. Sayang ibu :’*
Ulfi Septiani Setianingsih
December 10, 2019 at 8:52 AM
Nama aku Ulfi Septiani, aku anak nomer 3 dari Bunda Nur Mutmainah Aku tinggal di Kabupaten Demak Jadi ada cerita tentang liburanku dengan ibundaku tersayang Dulu waktu aku belum bekerja, bunda sering bilang kalau seumur hidupnya belum pernah melihat langsung monas, dan Istana Negara dari dekat. Dalam benakku pun aku berfikir dan aku berusaha mengumpulkan uang untuk liburan bersama bundaku ke Jakarta. Pada libur akhir tahun 2018 akhirnya aku dan bundaku liburan ke Jakarta, dengan menggunakan bus ekonomi dari Kabupaten Demak sampai Kalideres. Waktu itu kurang lebih biayanya Rp. 90.000,- / orang Ingin rasanya mengajak bunda liburan naik pesawat, tapi uangku belum cukup karena tiket pesawat dari Semarang ke Jakarta sekarang mahal sekali. Tapi aku bersyukur akhirnya aku bisa membawa bundaku melihat Ibukota, melihat Istana Negara, melihat Monas, dan sangat bersyukur lagi setelah mendengar Ibukota akan dipindahkan ke Kalimantan Alhamdulillah bundaku masih bias melihat Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Indonesia. Aku berharap, semoga aku selalu diberikan rejeki dan bisa membawa ibundaku berlibur lagi, ketempat dimana belum pernah kita berdua kunjungi. Karena aku sangat ingin membahagiakan beliau di masa tuanya. Melihat senyumnya dimasa tuanya. I love you Bunda ❤
Eveline Yulianti Bayu
December 10, 2019 at 11:05 AM
Ibu telah bekerja keras seumur hidup saya membesarkan saya dan memberikan cinta kasih yang tak terhingga. Saya berusaha keras untuk membahagiakannya, meskipun dengan hal-hal kecil. Kami berdua pergi ke salon untuk massage atau facial bersama. Hal ini merupakan me time kami berdua. Meskipun Ibuku sudah berusia 70 tahun lebih, saya ingin beliau tetap terlihat segar. Suatu ketika komunitas yang diikuti Ibuku mengadakan wisata rohani ke Jawa Tengah. Teman yang biasanya pergi dengan Ibu tidak bisa ikut. Sementara Ibu ingin sekali ikut dan ayahku juga tidak bisa menemaninya. Akhirnya Ibu memintaku menemaninya. Awalnya malas, karena membayangkan pergi bersama sekumpulan orang lanjut usia. Akhirnya saya setuju untuk pergi. Selama perjalanan, ternyata sangat menyenangkan. Kami menikmati saat kami berbelanja oleh-oleh, makan makanan setempat, dan mengunjungi tempat wisata rohani. Ibu terlihat bahagia bersama karena saya mau menemaninya. Tahun berikutnya, komunitas yang diikuti Ibuku mengadakan wisata rohani ke Jawa Barat. Saya ikut menemaninya. Kali ini tempat wisata rohaninya berada di daerah pegunungan dan memerlukan waktu sekitar 60 menit berjalan kaki untuk mencapainya. Ibuku dengan semangat 45 berjalan kaki sambil menikmati pemandangan yang indah. Dalam hati, aku kagum dengan semangat dan kesehatan Ibuku yang masih prima untuk orang seumuran beliau. Akhirnya wisata rohani dengan komunitas yang diikuti Ibuku, menjadi agenda tahunan bagiku dan Ibuku untuk liburan, menikmati kebersamaan berdua saja. Tahun depan kami akan melalkukan wisata rohani bersama komunitas tersebyt ke Jawa Timur. Tak sabar menunggu saat itu. Tetap sehat dan segar selalu Ibuku. I love you.
Maria Christina Ayu Stefane
December 10, 2019 at 1:28 PM
Mama adalah sosok figur dalam hidupku. Ia juga bukan seseorang yang stylish terhadap fashion dan jarang bermake up juga. Kulit mama sangat alergi terhadap make up sehingga sangat susah menemukan make up yang cocok bagi kulit mama. Semenjak aku kenal dengan produk body shop dan mengetahui ingridients dari produknya, aku mengenalkannya pada mama dan mama pun mencobanya. Syukurnya ketika mama mencoba lipstik mate (cammomile ) dari body shop tidak muncul alergi pada mama , dan tetap memakainya sampai sekarang ketika gereja dan ke pesta. Mama juga bukan seorang wanita karir, ia hanyalah seorang ibu rumah tangga yang selalu mendidik, mengajari anak-anaknya, membersihkan rumah, memasak, dan lain-lain. Aku sangat bangga pada mama. Mama tekun dan gigih dalam membimbing adikku yang paling kecil. Adikku merupakan seseorang yang spesial. Ia kehilangan pendengarannya sejak umur 2 tahun akibat demam tinggi yang dideritanya. Syukurnya sekarang ia sudah memakai alat bantu dengar, dan mama harus tetap mengajarinya sehingga ia bisa lancar bicaranya, akademis nya, serta mengantar terapi wicara. Semua itu tidak mudah bagi mama, dan mama harus membawa adik juga untuk melakukan maping alat ke jakarta. Aku harap dengan memenangkan lomba ini, aku dapat memberikan hadiah bagi mama berupa tiket yang bisa membawa mama dan adik ke jakarta untuk melakukan maping. Love you mom... ❤️
Melly asrini
December 10, 2019 at 2:39 PM
Selamat siang. Aku menulis kisah ini ketika hujan turun deras didaerah rumahku. Seketika aku teringat masa kecilku ketika aku masih tinggal bersama ibuku. Aku adalah bungsu dari dua orang bersaudara. Kami hidup sangat sederhana sekali saat itu. Ibuku adalah seorang single parent. Beliau tidak mempunyai pekerjaan tetap untuk menghidupi kami berdua. Berbagai macam pekerjaan halal telah beliau lakoni untuk dapat mencukupi hidup kami sekeluarga. Yang penting kalian bisa tetap sekolah dan bisa makan, itu yang selalu diucapkan ibuku. Tak pernah terpikirkan tuk bisa liburan keluar kota , karena biayanya pasti mahal, kata ibuku. Ingin rasanya bisa mengajak ibuku pergi berlibur, mengingat usia beliau yang terus bertambah. Doaku, semoga ibuku sehat selalu dan ada kesempatan pergi berlibur bersama ibuku.
Depi Tenda Payung
December 10, 2019 at 6:16 PM
Harapanku liburan bersama Ibu adalah ingin mengulang moment membuat Ibu bahagia dan tersenyum tulus dengan bisa menikmati alam semesta seperti Pantai, Gunung, Danau. Apalagi mengingat saat mau mendaki, ibu juga ikut mendampingi sampai area memasuki hutan dan foto bersama, dan Ibu juga berpesan setiap langkah kaki ingat selalu doa kepada Tuhan supaya diberi Sehat dan Keselamatan sampai Balik turun Gunung. Bagi ku seorang Ibu adalah Penjaga Hidup dgn segala upaya doa & kasih sayang tulus sepanjang masa. Semoga bisa kembali Liburan bersama Ibu dan menikmati waktu bersama , khususnya melihat Alam krn Natural membuat tenang seperti Produk Alami dari The Bodyshop yg sudah saya pakai sekarang.
Humaira Hoseki Devi
December 10, 2019 at 8:55 PM
Ibuku mungkin terlihat seperti guru biasa. Ibuku guru kelas 1 SD yang setiap harinya mengajar di SD yang berlokasi di sebuah desa kecil, yaitu Desa Pengasih. Baginya, gaji guru bukanlah hal utama yang dikejar namun bermanfaat bagi orang lain dan memberdayakan daerahnya adalah sebuah harapan kecil yang tertanam di benaknya. Memberantas buta huruf merupakan kegiatan rutin setiap harinya lelah bahkan terkena ompol anak merupakan hal biasa baginya. Namun, tidak pernah ibu pulang ke rumah dengan keadaan lelah, semua dilakukannya dengan ikhlas sehingga ibu pulang dengan keringat dan senyuman. Salah satu mimpi kecilku adalah membawa ibu ke Bali, bukan hanya ibu tetapi satu keluarga. Aku ingin sesekali melihat ibu dengan senyum tanpa keringat yang biasa terlihat di bajunya.
Vania Edgina
December 10, 2019 at 9:57 PM
Mama orangnya pantang menyerah dan pekerja keras. Mama pernah bilang, "gapapa mama banting tulang yang penting kamu bisa sekolah dan kuliah di tempat yang bagus. Investasi mama bukan pada saham, emas, properti atau yang lain melainkan pada kedua anak-anaknya, karena masa depan anak-anaknya lebih penting dari pada tas branded atau berlian".Kami jarang sekali liburan karena memang karena keterbatasan dana, buktinya rencana untuk pergi liburan ke singapore saja sudah tertunda selama 10 tahun. Namun tahun ini aku dan dede menerima hadiah natal yang tidak pernah kami pikirkan, mama memberikan kami tiket PP CGK-SG! Tapi dibalik kegembiraan kami ada hati yang sedih. Hanya kami berdua yang berangkat, mama papa tetap tinggal di rumah (balik lagi karena dana yang terbatas).Please Body Shop and Ticket.com, bantu aku sehingga aku bisa bawa mama dan papaku jalan-jalan bareng pada liburan ini. Mereka sudah banyak berkorban untuk anak-anaknya. Sekian.
Ayu winastuti .
December 10, 2019 at 11:44 PM
Aku pengen banget ngajak mama ke jogja soalnya jogja berkesan bgt buat mama krn dlu dy pernah kuliah disana. Sekalian biar mama kulineran disanaa krna mama bosen sma makanan di jkt hehe.. mama pasti seneng banget.
Lya
December 11, 2019 at 12:18 AM
Untuk wanita yang ku panggil mamah, ingin sekali rasanya aku berlibur denganmu mah, maaf karna selama ini aku banyak meluangkan waktu diluar rumah daripada harus sekedar berjalan jalan ataupun liburan bersama mu mah, maafkan anakmu ini mah, tahun ini mungkin tahun terberat kita yaa mah, karna anakmu ini sudah terlalu banyak membuat mu sedih hingga sering membuatmu meneteskan mata, maka aku ingin sekali mengajakmu pergi ke tempat yg bisa buat mamah senang, lanjut membeliakan apapun yg dia inginkan, meskipun pasti ia tidak akan meminta apapun nanti, tp aku pasti akan berusaha memberikan apapun yg inginkan, maka maafkan dan doakan anakmu ini mah,
DEVI DEVI
December 11, 2019 at 10:43 AM
Harapan saya, ibu saya dapat melihat surga Indonesia diusia senjanya. Baru beberapa hari kemarin, beliau mengabarkan bahwa tidak jadi ikut dalam perjalanan bersama teman kantornya. Saya tahu, itu bukan karena beliau tidak mau. Hanya saja beliau lebih senang jika liburan bersama keluarga. Dan entah berapa kali bertanya, kapan kita liburan sama-sama lagi? Kumpul bersama? Saya hanya mampu menjawab semoga segera. Barangkali ibu tidak hanya sekadar bertanya, tapi juga menyimpan rindu. Bukan hanya pada anaknya yang merantau, tapi juga pada keindahan alam yang tak lagi sama. Ibu juga seorang perantau, kerap kali bercerita tentang kampungnya. Sejarah mungkin memang tidak akan terulang, tapi ibu berniat menunjukkan kembali pada anaknya. Bukan hanya tentang perasaannya, tapi juga perjuangannya. Dan lagi-lagi saya hanya mengaminkan dalam hati, semoga diberi kesempatan lewat jalan manapun. Agar sejarah yang pernah ia lewati bisa diceritakan pada anaknya, tentang perjuangan seorang manusia bernama ibu. Pun sebenarnya saya ingin sekali menunjukkan padanya, Indonesia itu indah dan bukan hanya di kampung halamannya saja. Mungkin ketika ibu ingin saya menjelajahi sejarahnya, saya ingin ibu mencipta sejarah baru di belahan bumi lainnya. Semoga Thebodyshop mengabulkan harapan kami berdua.
Desire Nadira Azies
December 11, 2019 at 5:03 PM
Alasan tuntutan pekerjaan mengharuskan saya utk jauh merantau ke pulau belitung. Walaupun satu kepulauan yaitu ibu saya di bangka dan saya di belitung. Ttp saja rasanya berat karna ada jarak yang memisahkan kami. Terkadang dibela belain utk plg sabtu dan kembali lagi minggu, karna hari seninnya harus bekerja kembali. sedih rsnya krna hnya bs brtatap wajah krg dr 24 jm. Semoga jika mmg rejeki nya, sy bisa menghadiahkan perjalanan liburan utk ibu saya agar bisa mengunjungi saya di belitung dan menikmati keindahan pantai di pulau ini.
DIAN DIAN DIAN DIAN
December 11, 2019 at 5:19 PM
piknik bersama ibuk adalah sesuatu yg sangat saya inginkan saat ini. kebetulan aja pingin ngajak ibuk ke Bali untuk mengenang jaman kecil hidup di Bali. menyusuri pantai untuk menawarkan cinderamata dari toko ke toko untuk menitipkan dagangan. pokoknya seru aja piknik bersama ibu di hari ibu.. duh mupeng bgt dah
VITA KURNIASARI VITA KURNIASARI
December 11, 2019 at 5:22 PM
Sejak kecil hingga saat ini diusiaku 35 th. Perjalanan hidup serba sederhana di kampung. Bersama keluarga dan seorang strong women yg slalu jd tauladanku. Beliau seorang ibu yg luar biasa multi talent (serba bisa). Ktika di rmh mendampingi kami dan ktika di luar mengabdi pda negri. Sgala cobaan hidup beliau jalani dengan tegar dan penuh optimis dari musibah salah satu dari kami sakit bertahun2. Di bln des ini 2019 terlepas smua beban beliau dari rutinitas pengabdian pd negara dan juga beban mengantarkan putri2nya untuk mandiri bkerja. Keinginan kami bs berlibur bersama akhirnya akan tercapai di penghujung tahun. Tiada hal yg membahagiakan terkecuali keistimewaan senyum seorang ibu.
Rakhmasari Kurnianingtyas
December 11, 2019 at 6:30 PM
Liburan buatku adalah hal biasa dan sering kulakukan. Baik saat aku masih gadis bersama teman-teman ataupun setelah berkeluarga dengan keluarga kecilku. Tapi tidak demikian halnya dengan ibuku. :( Ibuku adalah wanita kuat yang sangat penyayang kepada kami semua anggota keluarganya. Tapi ibuku tidak pernah pergi jauh. Karena ibuku sangat mudah mabuk perjalanan. Jadi bagi ibu, cukuplah membuatnya bahagia menyiapkan keperluan kami untuk berlibur, sementara beliau sendiri akan memilih tinggal di rumah. Bagaimanapun kerasnya kami membujuk. Pun setelah kami berjauhan. Ada saja alasan ibu untuk tidak mau ikut kami berlibur. Ibu akan lebih memilih menemani anaknya yang belum memungkinkan untuk meluangkan waktu berlibur. Tentunya dalam keluarga ada saja anggota keluarga yang belum bisa menyisihkan waktu dan materi untuk liburan. Dan ibuku akan lebih memilih menemani mereka. Tapi, aku merasa sudah saatnya ibu memikirkan kebahagiaannya sendiri. Sudah cukup segala pengorbanan ibu untuk selalu memikirkan kami tanpa peduli kebahagiaan batinnya. Tidak ada keinginannya untuk rehat sejenak di usianya yang telah senja. Hanya kebahagiaan anak-anaknya yang memenuhi ruang doanya. Segala hal kebahagiaan duniawi sepertinya tidak ada dalam kamus hidupnya. Aku harus bisa membujuk ibuku untuk pergi berlibur. Hanya berdua denganku. Satu-satunya anak perempuannya.
Vona
December 11, 2019 at 6:32 PM
Buat saya ibu saya itu segalanya, Ibu yang selalu ada untuk saya setiap saat setiap kondisi dan tanpa mengharap apa-apa. saya adalah ibu tunggal yang setelah suami saya meninggal saya harus bekerja untuk menghidupi keluarga. Ibu sayalah yang mengurus segalanya sehingga saya bisa lebih fokus bekerja mengurus anak saya dan mengurus rumah di usia beliau yang sudah senja. dikarenakan pekerjaan saya yang mengharuskan saya banyak bepergian keluar kota dan terkadang keluar negeri ini membuat saya benar-benar sangat tergantung dengan ibu saya untuk segalanya. Dan beliau selalu ikhlas dan tidak pernah mengeluh. keinginan saya adalah mengajak ibu saya jalan-jalan sehingga beliau bisa istirahat sejenak dari urusan rumah dan mengurus anak saya. ini akan menjadi perjalanan kami bertiga, tiga dara tiga generasi. karena keluarga kecil kami memang hanya berisi saya, ibu saya dan anak perempuan saya.
Lidya
December 11, 2019 at 7:18 PM
Tahun ini adalah tahun kedua aku terpisah dari keluarga, karena bekerja di luar kota. Dengan alasan tingginya biaya transportasi dari kota kerja ke kota asalku membuat aku hanya mampu pulang 2 kali setahun itu pun memakai kereta yang memakan waktu 12-16 jam sekali perjalanan. Mamaku sekarang lagi giat giatnya untuk minta liburan bareng mumpung aku udah dapet cuti, bahkan ia bersikeras membuat paspor mungkin kalau ada kesempatan bisa ke luar negeri. Aku ingin sekali mengajak ia dan keluargaku yang lain berlibur bersama, karena biasanya mama dan papaku hanya berdua di rumah karena semua anaknya bekerja di luar kota. Aku ada rencana untuk berlibur ke pantai atau tempat tenang yang jauh dari kota selama beberapa hari agar mereka tidak suntuk, dan mengikuti kemauan mereka untuk melakukan kegiatan yang disukai. Aku harap dapat mengabulkan permintaan mereka dalam dekat dekat ini mumpung sedang suasana liburan
yang nadia miranti
December 11, 2019 at 7:54 PM
Desember ini saya berharap bisa umroh bersama ibu, saya akan siapkan bodyshop peppermint cooling and reviving untuk ibu dimana bisa dipakai setelah melakukan ibadah umroh setiap harinya sehingga kaki bisa tetap fresh setiap hari.
Elen inderasari
December 11, 2019 at 8:21 PM
Menjadi ibu adalah dambaan setiap wanita,tak terkecuali aku..disaat akupun telah menjadi ibu aku akhirnya mampu merasakan betapa besar pengorbanan ibu pada anak2nya. Pada kesempatan hari ibu kusampaikan pengalamanku bagaimana mewujudkan happy me and mom....kebahagiaan tak harus dengan uang atau perhiasan. upayaku selama ini tak lain selalu berusaha mengajak ibuku untuk merawat kulit bersama-sama seperti luluran bubuk kopi maupun repah bersama yang aku buatan sendiri,saling maskeran rambut di rumah bersama, masker telur atau coklat bersama, hingga potong kuku dan berhena bersama. Saat aku merawat tubuhku selalu aku ajak ibukku untuk merawat bersama...hati ini terketuk pula sejak kecil beliaulah yg mengajariku untuk bisa merawat tubuh ini dengan sesuatu yang serba alami dari alam. Di usia beliau lanjut dengan kulit yang mulai megeriput yang tampak lelah mebesarkan anak2nya hingga sukses..disitulah sy merasa apa yg telah kita beri pada beliau..untuk membuatnya bahagia? tak lelah aku berusaha untuk menutup lipatan keriput beliau entah belanja memberikan minyak zaitun hingga handbody aroma bunga mawar british rose milik bodyshop..hingga bodysoap cair wild argan oil..ya semua kt pakai berdua bersama. Begitupun dengan kosmetik saat aku belanja powder dan lipstik selalu aku teringat ibukku..itulah wujud usahaku membahagiakan beliau dgn saling merawat bersama dalam meremajakan kulit di setiap hari..pengaalman menariknya saat berjabat tangan dgn orang lain harapanku tak lain adalah tangan beliau lembut dan harum yg membuat org berkesan dgn beliau meski beliau bkn seorang pejabat.itulah ibuku yg mebgajariku bgaimana wanita menjaga tubuhnya.
Arista Rasjid
December 11, 2019 at 9:59 PM
Tahun 2012 adalah tahun di mana untuk pertama kalinya saya membelikan Ibu hadiah untuk “Hari Ibu”. Masih segar dalam ingatan, saya yang belum lulus kuliah dan belum berpenghasilan, menyisihkan uang jajan untuk membelikan Ibu sebuah hadiah : hand cream dari The Body Shop. Saya hanya mampu beli size terkecil, size tube 30 ml dengan varian Shea Butter. Sungguh, Ibu terharu sekali menerimanya. Ibu saya adalah seorang guru yang terkadang menerima side job sebagai tukang masak. Karena sering bekerja di dapur tangan Ibu menjadi kasar, bersisik dan kering. Terkadang beliau sampai malu untuk salaman. Saya terenyuh, karena sebuah hadiah kecil dari saya sangat berkesan untuk Ibu. Pernah terlintas dipikiran saya untuk mengajak Ibu keluar kota, sekedar melepas penat karena aktifitas yang monoton. Tidak perlu yang mewah. Mengunjungi situs dan museum bersejarah, menginjakkan kaki di pasir pantai, menghirup sejuknya udara pegunungan, ataupun sekedar meluruskan kaki dan menikmati segelas es kelapa muda setelah berkeliling kota seharian penuh. Senyumnya yang mengembang, tangannya yang lembut membelai rambut saya dan tatapan penuh kasihnya, sungguh tak akan saya tukar dengan apapun.Selamat Hari Ibu untuk seluruh Ibu di dunia!
Ikhsan
December 11, 2019 at 10:16 PM
Selamat malam semua selamat malam mimin sedikit cerita waktu liburan dulu bareng mamah aku ke pantai , ya ga jauh yah pantai nya dari rumah sudah di rencanakan untuk ngajak mamah aku liburan kepantai, terakhir kali mamah kepantai itu 5 tahun yang lalu bersama Alm bapak mamah dulu sering di ajak main ke pantai tapi semenjak Alm bapak meninggalkan kami semua mamah jadi ga pernah kepantai , dan aku ajak mamah ke pantai ga jauh dari rumah kita beli bekal nasi sayur sop tempe goreng dll, sampai di sana kita nyari tempat yang teduh dan makan bekal kita di sana padahal di sana banyak yang jualan makanan laut tapi belum mampu beliin mamah makanan itu karna aku tau harga nya juga mahal , aku tanya mah seneng ga di bawa kepantai dia jawab sangat senang mamah jadi inget Alm bapak kamu , tanpa terasa mamah nangis aku juga nangis aku bilang ke mamah, mah nanti kita main kepantai yang air nya biru yah mah doa in ikhsan biar banyak rejeki nya
meiva amelia
December 11, 2019 at 10:27 PM
Hari Ibu, seakan menjadi alarm untuk kita agar tetap ingat mencipta bahagia dengan ibu. Seperti lima tahun yang lalu, saya dan Mama melakukan perjalanan, bukan hanya mencipta kenangan tapi juga dalam rangka mempererat hubungan dengan Sang Pencipta. Mekah dan madinah menjadi saksi cinta kami berdua. Dari situ saya belajar, salah satu cara membuat Mama bahagia adalah dengan menemaninya kemana saja.Sejak muda, Mama memang seorang traveler. Langkahnya sudah mencipta jejak dimana-mana. Bahkan ketika saya kecil, keluarga kami selalu memanfaatkan waktu libur bersama. Hanya kali ini ketika anak-anak beranjak dewasa, Mama selalu berkata tidak masalah kalau setiap liburan dihabiskan di rumah. Tapi rasanya tidak tega membiarkan Mama menyimpan rindu pada nuansa senja di pantai atau pun gemerlap lampu kota. Maka dalam doa saya bisikkan, semoga liburan nanti saya bisa mengajak Mama untuk beranjak keluar dari rumah, terbang ke benua lainnya. Menghabiskan waktu bersama di Dubai, memotret kenangan, dan menceritakan bagaimana cinta akan selalu ada. Semoga ya Ma. Terimakasih The body shop sudah membuat saya menuliskan ini, setelah saya hanya berani menyebutnya dalam doa-doa kecil saya. Semoga rejeki Mama :)
Saraswati
December 11, 2019 at 11:18 PM
Ibu adalah orang yang selalu ada untukku. Selalu jadi orang yang pertama membantuku dikala aku kesulitan, sejak aku dalam kandungan sampai hari ini aku memiliki anak. Walau terkadang aku dan ibu berselisih, tapi itu tidak akan bertahan lama, sebab aku selalu takut kehilangannya dan menyesal kemudian hari. Ibu yang sejak kecil tinggal di kota, pasti bosan dengan hiruk pikuknya, kepadatan penduduknya dan segala macam polusinya. Untuk itu, aku sangat ingin mengajak ibu ketempat yang jauh dari keramaian kota sehingga saat kami disana, kami bisa menikmati waktu-waktu kami. Pilihannya jatuh pada kota Pacitan, tepatnya desa Watukarung. Disana ada sebuah penginapan pinggir pantai yang asri. Pasti akan sangat menyenangkan menikmati waktu bersama ibu, dengan bermain air dipantai, atau sekedar mengobrol menikmati deburan ombak
Meria
December 12, 2019 at 12:46 AM
Desember... Bulan yg sangat spesial bagi semua orang. Termasuk dengan keluarga kami... Karena di bulan ini saya dan ibu saya lahir... Memberikan kado berupa tiket liburan bersama adalah salah satu cita² yg belum tercapai. Ya mungkin karena saya masih mahasiswa jadi uang tabungan saya pun belum cukup untuk memberikannya sebuah kado istimewa berupa tiket liburan bersama. Tapi program body shop ini memberikan saya harapan untuk mewujudkan cita² saya tersebut. Ya semoga saja tahun ini saya bisa berlibur berdua dengan ibi saya.
Anisa fitriana
December 12, 2019 at 6:00 AM
Assalamualaikum, saya di sini akan sedikit bercerita tentang kehidupan ibu saya ,yang menjadikan saya ingin sekali mengajak ibu saya untuk pergi ke suatu tempat, untuk berlibur ,ibu bagi ku adalah sosok yang tangguh dan kuat dalam menghadapi apapun semua kedaan di masa kecilnya yang membuatnya sampai sekuat ini, ibu rela banting tulang sejak kecil membantu ibunya agar dia dapat bersekolah, saya ingin sekali menhajak ibu berlibur ke tempat tempat yang indah karena memamng saya sejak 6 tahun jarang sekali.bertemu ibu. Dengn ada kesempatan untuk berlibur pasti ibu akan merasakan hal terindah yang bisa beliau dapatkan. Special mom, saya bersyukur sekali ada moment seperti ini, dengan harapan ini aku bisa mewujudkan keinginan ibu untuk berlibur..
tikaa
December 12, 2019 at 7:40 AM
hai mom,its been a 4 months didn't see you,maaf ya mah aku nempuh Pendidikan di Bandung untuk 3 tahun 2 tahunnya di bandung 1 tahunnya entah nanti penempatan nya dimana,hehe disini rindu mamah,entah pengen nangis tapi perasaan aku ga bisa dideskripsiin saat ini,aku kangen quality time bareng yang saat ini mungkin gabisa karena keadaan,yang biasa duduk bareng cerita masalah asmara,ketawa tawa bareng,ah aku kangen banget semuanya:( pengen rasanya cepet cepet selesai kuliah terus dapet kerja bahagiaan-in mamah,apalagi kalo aku ngeakuin kesalahan mamah pasti ngomelin aku dengan cerewet nya mama,ih bener bener kangen banget yaallah:( aku berharap libur akhir tahun aku bisa pulang kesana dan ngelakuin hal yang biasa kita lakuin mah,mamah semoga sehat selalu ya,bisa nunggu aku sukses punya penghasilan sendiri terus kita jalanin impian kita Europe tour bareng bareng,hehe XOXO mama,salam dari perantauan yang sangat keras ini.
Sepdifa Dea Rifayana
December 12, 2019 at 9:43 AM
Ibu adalah sosok paling kuat dalam hidup saya. Bukan hanya berperan sebagai ibu, ia juga berperan sekaligus sebagai ayah di hidup saya. Ibu saya adalah seorang pekerja keras, sejak masa mudanya. Mungkin hampir 80% waktunya digunakan untuk bekerja. Ibu saya terlahir bukan dari keluarga yg mampu, jadi ibu saya terbiasa bekerja keras dari umur 15 th. Saat ini ibu saya berusia 44 tahun. Melihat tubuhnya yg semakin menua, usianya yg tidak lagi muda. Saya ingin mengajak ibu saya berlibur, menghabiskan banyak waktu bersamanya. Saya ingin kembali melihat senyum bahagianya. Semoga ini menjadi rezeki ibu saya.
Elentina
December 12, 2019 at 9:47 AM
Ketika liburan sekolah tiba Saya dan suami senang mengajak anak2 untuk pergi berlibur ketempat wisata di indonesia, khususnya tempat wisata yg paling kami suka adalah pantai pantai yg indah.. Di Indonesia masih banyak tujuan wisata indah dan menarik bagi keluarga... Yg menarik kalau berlibur, kami tidak hanya bersama anak2 kami.... Mama dan mama mertua pun akan selalu kami ikut sertakan dalam perjalanan seru kami.... Mama dan mama mertuaku untung akrab
Selly agliani
December 12, 2019 at 10:16 AM
Hidup itu sebuah pengalaman dan pelajaran dan sebagai anak tentunya pasti ingin selalu membahagiakan dan membanggakan orang tua terutama ibu.. Untukku hidup bersama ibu dari mulai dia mengandungku hingga 25 tahun dia membesarkanku sampai saat ini itu adalah liburan terindah di setiap harinya melebihi liburan ke berbagai negara yg paling indah didunia ini. Selalu bersamanya setiap saat itulah liburan terindah, meskipun aku selalu berharap aku bisa membawa ibuku untuk mengenal dunia luar berlibur di tempat baru yang belum pernah kita kunjungi. Semoga satu saat nanti aku bisa membawa ibuku tersayang ke tempat berlibur yg engkau inginkan ibu
Dwi Mahardiyanti
December 12, 2019 at 11:36 AM
Setelah menikah dan belajar mandiri, saya sudah jarang berpegian dgn mama, hampir 14 thn lalu semasa kuliah, kedatangan mama menjadi penantian menghapus rasa rindu kala itu. Kini mama hanya disibukan mengurus rumah dan cucu2 diusia senjanya, terkadang berfikir untuk memberikan kejutan lagi untuk mama jalan2 bersama ke jogja menemui sanak saudara... insya Allah ya ma, smg mama diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah, dan mimpi ini bs terwujud, ❤aamiin...
Listrisia
December 12, 2019 at 12:03 PM
Ibuku adalah wanita yang kuat dan hebat, dialah teman ku bercerita disaat aku tidak tau harus bercerita ke siapa, setiap saat pasti ia akan bersedia untuk mendengar. Aku pun sudah menjadi seorang ibu untuk putra dan putri kecilku, kelak aku pun ingin anak-anak ku selalu bercerita apapun kepada ibu nya. Ibu ku wanita yang kuat, dia berjuang melawan kanker yang ada di tubuhnya. Sakit dari efek pengobatan dia lawan. Meskipun di tengah kelemahannya, ada rasa putus asa. Tapi support dari keluarga nya membuat nya merasa kuat dan menghadapi semua hampir 6 bulan pengobatan. Sudah lama sekali tidak membawa ibu untuk berjalan-jalan dikarenakan hampir waktu kami habis untuk bicara tentang kesembuhannya. Andaikata bisa membawa ibu berlibur tentu akan menambah sukacita nya karena ada pepatah mengatakan hati yang gembira adalah obat. Terima kasih ibu sudah menunjukkan engkau wanita yang hebat, kuat dan sabar meskipun disaat engkau rapuh.
Ferita Budi Ningrum
December 12, 2019 at 1:41 PM
Setiap hari Ibu aku selalu memberikan hadiah buat Ibuku, buat aku itu wajib dan harus! Yaa.. walaupun tidak mahal
Antonius Mardi Try Prasojo
December 12, 2019 at 2:29 PM
Mama suka sekali dengan anak - anak. Mereka begitu polos, ceria, dan humoris. Sama seperti sifat beliau yang selalu ceria dan suka tertawa. Senang sekali rasanya melihat beliau bahagia tertawa lepas melupakan sejenak beban pikiran. Mama punya kami bertiga dan selalu bahagia jika kami berkumpul bersama. Sampai suatu saat mama menyadari satu per satu kami melanjutkan kehidupan baru dengan keluarga baru. Kakak pertama menikah dan mempunyai anak, mereka tinggal di luar kota. Kakak kedua menikah dan mempunyai anak, mereka pun tinggal di luar pulau. Dan saya masih bekerja diluar kota. Kami mengerti beliau sedih, beliau pasti berharap kami kumpul bersama kembali di usia mama yang sudah lanjut usia. Kami berharap bisa meluangkan waktu bersama lagi seperti sedia kala. Dan ingin mewujudkan keinginan beliau yang ingin melihat indahnya negeri sakura. Saya antonius, saya sayang mama.
Ratna
December 12, 2019 at 2:35 PM
Terakhir kali aku liburan dengan ayah dan ibuku mungkin sudah lebih dari 6 tahun yang lalu. Kami pergi ke Bali, jalan2 mengelilingi tempat wisata2 yg cantik sambil kulineran. Ada kalanya ibu gak suka dengan makanan yg kupesankan untuknya sehingga aku & ayahku harus makan porsi ibu juga haha. Seneng banget deh rasanya bisa menghabiskan waktu dengan ortuku. Kalau bisa menang voucher dari tiket.com x The Body Shop ini aku ingin pergi bersama mereka ke Penang dan kulineran sambil menjelajah kota Penang yg cantik. Selamat hari ibu
Nurul Anggraeni
December 12, 2019 at 3:18 PM
9 desember lalu,ibundaku berulang tahun yang ke 50, kuhadiahkan paket drops of youth nya The body shop, beliau sangat senang, semoga menjadi pengalaman skincare yang mengasyikan. 22 desember ini juga ada moment hari ibu, bagiku tiap hari adalah hari ibu, liburan terbaik kami bakal lebih seru kalau terencana di tiket.com, kemanapun liburannya kalau ibu senang semua akan berbahagia
Desy kirana
December 12, 2019 at 3:27 PM
Saya melewati masa remaja seolah2 tanpa merasakan 'hadirnya' sosok mama. Karakter kami sama2 keras, jadi kami selalu berselisih paham. Bahkan dulu saya sempat minta bantuan psikolog sebagai penengah saat harus berkomunikasi dengan mama. Tapi setelah menikah dan punya anak, saya baru merasakan sendiri betapa jadi seorang ibu itu ternyata berat sekali. Justru itu akhirnya menjadi titik balik hubungan saya dan mama. Kami sama2 mulai menurunkan ego. Sekarang sebisa mungkin setiap hari kami video call hanya sekedar berbagi cerita singkat yang ga penting dan melihat keadaan masing2.
Nadhira Puti Larasati
December 12, 2019 at 6:53 PM
Hai namaku Lara! Aku mau cerita pengalaman liburan atau harapan liburan ku bersama ibuku, atau yang biasa aku panggil mama hehe. Sewaktu aku kecil mama selalu membawa ku liburan baik keluar kota atau pun tidak, disaat aku beranjak remaja aku merasakan sedikit vacation di dalam hidup aku memang terlihat seperti tidak bersyukur, tidak bukan karena itu karena kedua orang tua ku sangat sibuk dengan pekerjaannya ya termasuk mama ku dong ya. Singkat cerita pernah di suatu hari mama ngajak liburan ke salah satu negara, dan disana aku senang banget akhirnya bisa liburan juga hehe. Mama dan papa mengajak ku dan adik2 ku ke negara tersebut jalan2 pergi ketempat wahana bermai, dan yang paling penting saat jalan2 tidak lupa dong belanja2. Mama selalu menawarkan kepada ku apa yang mau aku beli tanpa aku minta mama menawarkan dengan sendirinya disana aku senang banget punya mama like my mother. Lebay emang tapi ya senang banget punya mama yg ngerti gituuu hehe. Lain cerita waktu itu beberapa hari sebelum lebaran, tau dong ya biasanya ngapain,, yaps belanja untuk membeli pakaian yang akan dikenakan pada saat lebaran. Aku pergi ke salah satu tempat belanja dia bukan mall tapi semacam itulah aku juga gatau namanya hehe, disana aku pergi berempat dengan papa dan adek ku hanya saja kami terpisah mama dan aku pergi untuk mencari pakaian khusus cewe, papa dan adik ku yg cowo pergi untuk mencari pakaian khusus cowo. Aku dan mama ku masuk disalah satu toko yang ada disana, di saat kami belanja mama ku banyak menawarkan baju untuk aku beli aku merasa mama ku kaya my fashion stylist azeek wkwk, aku senang banget mamaku peduli dengan penampilanku, meski pasti orang2 mikir "apa sih orang tua yg beliin semua orang senang juga kali" tapi ini tu beda, mama ku emg paling ga suka kalo aku beli sesuatu di toko yang ga jelas dengan kualitas yang bisa dibilang buruk, jadi dari pada aku beli sendiri dan hasilnya fail mama aku selalu nawarin untuk beli ini itu ke aku kaya "loyalitas" gituu. Pokoknya aku senang banget. Dan satu hal yang harus tahu, mama aku paling gak suka kalo aku beli skincare produk2 yg populer tapi namanya tu belum meluas atau abal2an disaat aku tumbuh menjadi anak remaja yg puber dan membeli berbagai skincare mama aku langsung nawarin The Body Shop dong, ini serius gak bohong. Mama emg gamau anaknya pake barang2 gak jelas atau bisa dibilang bukan makeup atau drugstore yang udah terkenal disepenjuru dunia. Disaat itu juga mama langsung ajak aku ke salah satu outlet The Body Shop dikota ku yaps, mama ku yang menawarkan sendiri tanpa aku minta aku senang banget punya mama yang pengertian kaya mama ku. Dan yang terakhir harapan liburan ku bersama mama ku, aku pengen banget ngabisin waktu bareng mama berdua karena aku gak punya waktu berdua dengan mama ku kecuali itu ada keperluan, aku juga pengen punya waktu santai berdua dengan mama i really hope so. Aku sayang banget sama mama, meski kadang aku sering bikin mama nangis karena tingkah ku, jujur aku emg ga bisa romantis secara langsung ma aku anaknya diam2 tapi kadang2 aku bisa romantis melebihi papa ke mama wkwk, ga pa bercanda hehe. Pokoknya i love you mom. No one word can describe how much i love her and how much her love me. Karena yang aku tau kasih ibu itu sepanjang masa dan tak terdefinisi. Thank's Allah for being me to be her daughter, i'm so grateful cause her my birth given. Thank you.
Reisa Devi Maharani .
December 12, 2019 at 8:09 PM
Saking bedanya seleraku dan Mama, dulu banyak yang bercanda jangan-jangan aku bukan anak kandungnya.Waktu kecil aku adalah anak rumahan. Aku tidak mau main setelah mandi sore karena takut kotor lagi. Aku risih menginjak tanah, risih berkeringat, risih memegang-megang hewan. Daripada pergi berpetualang seperti anak kecil pada umumnya, aku lebih suka tinggal di rumah membaca buku.Mamaku pertama kali pelesir sendirian di usia tujuh tahun. Saat itu Mama tinggal di Purwokerto, dan ia naik bus sendiri untuk mengunjungi seorang kerabat di pesisir Kebumen. Mama jadi anggota pecinta alam saat SMA, satu dari tiga perempuan di antara empat puluh anggota. Dalam album foto kenangan yang sudah menguning ujung-ujungnya, ada foto Mama dan geng pecinta alamnya di depan sebuah gua.“Ini di Gombong. Dulu gua itu belum dibuka untuk umum, jadi untuk masuk ke sana harus dipandu guide profesional. Lantai guanya terendam air sungai bawah tanah sampai lutut dan dinding-dindingnya masih penuh kotoran kelelawar.”Aku heran kenapa Mama mau-maunya masuk ke tempat seperti itu. Mama heran kenapa aku tidak terkesan mendengar ceritanya.Bisa ditebak, sepanjang masa kecil dan masa remajaku kami sangat sering bertengkar soal destinasi liburan. Mama mengajak ke Parangtritis, aku tidak mau karena malas kena air laut yang lengket dan amis. Aku mengajak ke mall di Yogyakarta, Mama ogah karena menurutnya tempat belanja begitu-begitu saja. Meskipun demikian, ujung-ujungnya tentu saja kami pergi ke tempat pilihan Mama (dengan aku cemberut di awal perjalanan, tapi ujung-ujungnya terbawa suasana dan ikut senang juga).Kemudian tibalah tahun 2012. Pada tahun ini trend jalan-jalan open trip sedang naik daun. Setelah mendengar pengalaman open trip seorang teman, Mama semangat sekali ingin mencoba. Aku sih tidak berminat, tapi tahulah mautnya bujukan seorang mama. Rasanya seolah satu detik aku sedang menolak mentah-mentah, detik berikutnya kami berdua sudah menggendong carrier di kaki gunung, mendengarkan instruksi dari pemandu kelompok.Ya, Mama berhasil membujukku ikut open trip pendakian ke Gunung Papandayan. Itu adalah pendakian pertamaku, dan saat menatap hamparan kawah di awal rute perjalanan kami, aku yakin itu akan menjadi pendakian terakhirku juga. Namun, siapa sangka! Bukan saja aku ternyata menikmati perjalanan itu, tapi itu juga merupakan titik balik dari cara pandangku pada dunia.Semuanya berkat Mama. Meski tahu Mama seorang pecinta alam, sebelumnya aku tidak pernah melihat Mama sebagai pecinta alam. Keluarga kami tidak pernah naik gunung, tidak pernah snorkeling, tidak pernah menjelajah hutan wisata. Kurasa Mama banyak mengalah dan memilih tempat jalan-jalan outdoor, karena aku ke pantai saja sudah rewel bukan main.Dalam pendakian itu akhirnya aku melihat sisi Mama yang belum kukenal (atau tidak mau kukenal sebelumnya, karena prinsipnya terlalu berdeba dengan gaya hidupku).Aku tidak hanya bicara soal kemampuan fisik Mama, meskipun ia jauh lebih lincah dan tangguh daripada sebagian besar peserta yang lebih muda. Aku bicara tentang karakter mamaku yang luar biasa.Misalnya, Mama ternyata sangat setia kawan. Sepanjang jalan, tidak henti-henti Mama mengingatkan kami semua untuk selalu kompak, selalu saling menolong dan menjaga. Satu nasehat Mama yang selalu kuingat: “Naik gunung itu bukan tentang menonton matahari terbit. Bukan tentang berlomba-lomba sampai ke puncak. Naik gunung itu tentang royalitas kita pada sesama teman.”Jika salah satu peserta kelelahan, Mama mengajak seluruh peserta untuk ikut beristirahat sampai ia pulih. Jika ada yang tidak sanggup memanjat tanjakan, Mama akan mengulurkan tangan menolongnya. Mama menawarkan diri membawakan sebagian isi carrier orang lain. Mama mengajak kami menciptakan lagu yang dinyanyikan bersahut-sahutan dari barisan depan sampai belakang, agar kami bisa segera tahu jika ada anggota yang terpencar.Mama juga mengajariku cara memasak di gunung! Karena api dari kompor portabel tidak sepanas kompor rumahan, menanak nasi di gunung harus diberi air ekstra banyak agar cepat lembek. Kalau mau membawa telur ke gunung, masukkanlah telur itu dalam botol plastik yang telah penuh diisi beras, agar tidak pecah. Dan tentu saja—jangan lupa membawa pulang botol plastik itu, juga semua sampah lain!“Kalau masih hobi buang sampah sembarangan, lebih baik tidak usah naik gunung! ” Begitu kata Mama tegas.Pengalaman mendaki Gunung Papandayan itu mengubahku. Sepulangnya dari sana, aku bukan hanya semakin memahami Mama, tapi juga mendapat banyak pengetahuan yang tidak ada di buku, juga sekelompok teman baru (rombongan kami jadi sangat akrab karena Mama jago mencairkan suasana).Akhirnya perjalanan bersama Mama membuka mataku. Pantas Mama suka kesal kalau melihatku mendekam saja di rumah—betapa banyak hal yang kulewatkan karena aku terlalu malas berkotor-kotor.Sekarang usiaku sudah hampir kepala tiga. Di kantor, aku dikenal sebagai seorang traveller. Aku sudah keluar dari zona nyaman dan mengunjungi berbagai macam tempat. Aku masih kurang suka bepergian ke tempat-tempat yang terlalu “kotor”, tapi sudah tidak malas keluar rumah. Di Jepang, aku sempat ikut mendaki gunung Fuji.Dan Mama tetap menjadi partner jalan-jalanku. Kami sekarang tinggal berjauhan, tapi paling tidak setahun sekali kami pergi berdua. Tahun depan, aku berencana memberi kejutan jalan-jalan ke Derawan.Kurasa Mama akan geli sekali melihat aku berenang di danau penuh ubur-ubur tak menyengat. Aku, anak perempuannya yang dulu selalu diejek bukan anak kandungnya, sekarang suka berpetualang juga, sama seperti dirinya!
AGUNG WIDIYARTI AGUNG WIDIYARTI
December 13, 2019 at 6:09 AM
Liburan terakhir saya bersama ibu adalah liburan paling berkesan. Saya dulu tinggal dijogja sementara ibu tinggal di palembang.ibu saya adalah ibu rumah tangga biasa namun jiwa luar biasa.semua hal yang saya lakukan bersama ibu tanpa rencana.karena jarak dan keadaan ekonomi yg tidak mencukupi lah yg membuat saya jarang berkumpul bersama ibu.namun pada suatu hari karena rasa kangen saya sama ibu dan rasa ingin membahagiakan ibu maka ketika pulang kampung saya pun membujuk ibu buat ikut beberapa waktu bersama saya kembali ke jogja.dengan harapan agar ibu di jogja bisa liburan dr rutinitas ny sebagai ibu rumah tangga.singkat ny di jogja ibu bukan liburan tapi hanya terkurung di kost sementara saya sibuk bekerja.rasa bersalah dengan janji saya.akhir ny ketika weekend saya pun nekad bolos dr pekerjaan saya demi untuk mengajak ibu liburan.itu pun liburan dengan ala kadar ny dan bermodal kan uang hasil saya menggadaikan gelang hahaha.liburan tanpa rencana itu pun semua serba dadakan.kami beli tiket kereta dadakan.pergi semula cuma ke malang 1 malam.ibu yg g pernah naek kereta ekonomi dengan jarak tempo jauh pun akhir nya naek kereta dengan posisi lagi musim liburan sehingga bisa di bayangkan full ny suasana kereta ekonomi dengan desakan penumpang lain.1 malam berakhir balik ke jogja lagi.minggu selanjut ny pun di weekend tanpa rencana saya ajak ibu ke cirebon.kemudian terakhir ke temanggung dan semarang karena alasan mumpung ibu di jawa sekalian liat kakak ny yang lama g di kunjungi nya.dari semula rencana ibu stay di jogja hanya berapa hari.karena ulah saya mengajak ibu liburan dadakan maka ibu stay di jogja lebih dari 1 bulan.dan hasil nya ibu saya pun drop jatuh sakit.itu yg buat pengesalan saya.niat membahagia kan ibu malah berujung membuat ibu sakit.di hari ibu tahun ini saya belum bisa membahagiakan ibu.tapi saya berharap semoga tahun depan saya bisa berlibur lagi dengan ibu.dan dalam kondisi ibu yang sehat.amin
dina hariyani
December 13, 2019 at 6:48 AM
Hari ibu adalah hari yang sangat spesial buat saya..karena bertepatan dengan saya di lahirkan pd tgl 22 Desember.Biasanya di hari ibu saya ajak ibu makan dan memberikan gift.. smoga di Hari ibu tahun ini saya bisa mengajak ibu jalan-jalan pergi Ke singapore.. Ibu adalah sosok yang penyabar,tangguh,mandiri I love u mom ..
SUPRIADI
December 13, 2019 at 6:59 AM
pengalaman terindahku dengan ibu tercintaku,semasa dibangku kuliah, ketija aku wisuda 2014 ibuku datang dari kampungku kekota dimana tempat kelulusanku Yogyakarta, dan disitu dengan rasa terima kasihku,ku berikan hadiah perfume wangi dr bodyshop,masa itu ada perfume wangi dweberry dr bodyshop, betapa senangnya beliau dengan wangi nya yg tak terlupakan.kali ini, jika aku ada kesempatan aku ingin membawa hadiah kecil utk ibuku yang sudah lanjut usia sebuah paketan perfume kembali.Bagiku wangian perfume bodyshop merupakan memories yang tidak bisa terlupakan bagaikan rasa terima kasihku utk ibuku tercinta.i love u mamak(panggilan manjaku kepada ibuku).terima kasih bodyshop.♥️♥️♥️
Rika Syahrul
December 13, 2019 at 7:48 AM
Ultah Mama bulan November lalu, aku bersyukur bisa memberikan mama kejutan pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia. Kenapa kejutan? Karena aku sudah beli tiket dari bulan Juni, dan baru aku kasi tau ke Mama pada 2 minggu sebelum keberangkatan. Mata mama berkaca-kaca saat aku tunjukkan tiketnya. Semua kebutuhan pengeluaran aku cicil, jadi awalnya beli tiket dulu, terus baru pikirkan akomodasi, supaya finansialku sebagai single mom juga tetap sehat. Menjelang hari keberangkatan yakni H-1 Ultah Mama, akhirnya ada plan surprise lain. Setelah di KL hari pertama, adikku datang dari Jakarta, dan jelas Mama kaget! Dan besoknya, kakakku yang juga ambil flight pagi dari Jakarta, kita arrange agar ketemu di KL Central, pusat kereta di KL, dan Mama pun tambah kaget :) Aku gak pernah lupa ekspresi bahagianya Mama saat itu. Dan aku berharap suatu saat bisa bawa Mama ke Bali. Tiket Medan - Bali itu luar biasa mahalnya. Semoga aja dengan ikutan The Body Shop x tiket.com ini, aku masih bisa wujudkan keinginan Mama ke Bali. Aamiin o:)
Prima Resya Adnar
December 13, 2019 at 8:32 AM
Sampai saat ini Saya merasa sangat beruntung Karena masih memiliki orang tua lengkap Dan mereka dikaruniai kesehatan di hari tua mereka. Salah satunya adalah Mama. Sosok Wanita yang sudah melahirkan dan berjasa mendidik serta membesarkan hingga Saya bisa meraih mimpi sesuai apa yang Saya cita-citakan sejak kecil. Ada satu hal yang sangat menyentil saya. Saat tengah asyik melihat-lihat InstaStory di Instagram, ada salah satu influencer yang mengingatkan, "Siapapun yang masih punya orang tua, bahagiakanlah mereka. Sempatkan waktu ajak mereka traveling. Selama ini, mungkin kalau Kita traveling, Kita hanya merencanakannya untuk diri sendiri, namun Tak Ada salahnya, Kita traveling bersama orang tua Kita. Uang bisa dicari, namun waktu tak'kan kembali." Postingan tersebut sangat menggugah Murano. Sebagai seorang anak, Saya merasa belum kesampaian bisa bawa Mama saya jalan-jalan. Selama ini, Mama hanya mendengar cerita Saya traveling ke Sana ke Mari tanpa pernah terpikir untuk mengajak Mama serta. Pada kesempatan ini, Saya harap Saya menjadi orang yang beruntung mendapatkan kejutan dari The BodyShop Indonesia berupa hadiah perjalanan dengan Mama tercinta. Saya ingin sekali melihat kebahagian terpancar dari Wajah Mama, jika kami bisa berlibur bersama. Hari Ibu di Tahun ini adalah moment yang tepat untuk mempersembahkan sesuatu yang special buat Mamaku. Selama masih Ada kesempatan, I wish I could make my mom happy, dear BodyShop Indonesia please make my wish come true.
Arsanti Hanifa
December 13, 2019 at 8:57 AM
Hai, nama aku Arsanti anak ketiga dari 3 bersaudara. Anak terakhir biasanya paling identik dengan kata "manja". Tapi kalau aku bukan manja, cuma emang lebih deket sama orang tua especially sama ibu. Ibu aku berprofesi sebagai dosen dengan segudang jadwal padatnya, tapi ibu selalu menyempatkan waktu untuk berlibur bersama keluarga. Ya namanya juga ibu, pasti yang paling sibuk menyiapkan segalanya dari keberangkatan, itinerary perjalanan, hingga kami bisa kembali ke rumah. Ibu selalu berusaha memberikan kesan bahagia dan menyenangkan selama perjalanan, ga cuma sekedar jalan dan foto-foto tapi ibu mau ada edukasi dan pengalaman yang bisa diambil dari setiap tempat yang kami kunjungi. Bayangin aja, gimana capeknya ibu untuk bisa menyenangkan kami. Dari kecil ibu udah banyak kasih aku pengalaman liburan, mungkin ini waktunya aku untuk sedikit membalas dengan bisa mengajak ibu berlibur. Ditengah-tengah kesibukan kami, aku pengen banget mengajak ibu berlibur ke pantai sebagai salah satu destinasi yang ibu sukai. Dengan merencakanan setiap perjalanannya, aku harap ibu bisa memiliki kenangan liburan yang tak terlupakan, seperti yang ibu selalu berikan kepada aku dan keluarga.
yuliasih .ucil
December 13, 2019 at 9:00 AM
entah kenapa setiap bulan desember saya selalu sedih, Pada 22 desember 2016 ibu saya pergi umroh dan sebagai gift utk beliau di hari Ibu saya berikan mini gift yaitu Vanilla Chai travel kit TBS harapan saya utk beliau pakai disana. tetapi sepulang umroh beliau sakit dan tgl 10 Januari 2017 beliau pergi utk selama-lamanya, dan saya dapati dikamarnya ternyata mini gift pemberian saya tsb tdk dibawa oleh beliau, dan utk mengenang kepergiannya gift tsb saya simpan.
ken prasasti .
December 13, 2019 at 10:03 AM
Kalau dari surga sana mama saya bisa lihat saya lagi ngetik kuis pasti beliau tertawa. Waktu saya awal SMA, ada undian di hari ibu berhadiah staycation dan voucher spa ibu dan anak. Karena kami tidak pernah ke salon apalagi spa, mama saya mengarang cerita tentang kedekatan kami agar dapat memenangkan undian tersebut. Hubungan kami tidak dekat sama sekali. Saya marah waktu itu bilang mama saya lebay banget ngarang2 gitu cuma buat dapat gratisan, kalau gamampu mah ga usah ikut2an undian2 gitu. Mama saya sampai nangis waktu itu, beliau bilang karna belum mampu kasih saya liburan atau spa makanya ikutan biar saya juga merasakan kaya anak-anak perempuan lainnya. Dulu saya ga ngerti, saya tetap merasa mama saya berlebihan, tapi sekarang setelah mama saya meninggal dan saya punya anak perempuan saya baru mengerti. Tiap ibu pasti ingin berusaha memberikan yang terbaik buat anaknya. ingin dapat memberikan yang anaknya pengen, dan berusaha keras mewujudkan keinginan anak tersebut. Tidak banyak kenangan liburanku yang mengesankan dan dapat aku ingat dengan mama tapi saya berharap bisa dapat evoucher dari tiket.com dan bodyshop untuk bisa membuat kenangan baru dengan anakku :)
Rahmadani M.
December 13, 2019 at 11:29 AM
Sudah enam tahun ibu pensiun. Di masa pensiunnya ini, saya ingin sekali menyenangkan hari-harinya. Namun sayang, dua bulan lalu nasib saya kurang baik sehingga mendapat surat pemutusan kontrak dari tempat kerja. Pemutusan kontrak memang merupakan resiko terbesar bagi saya yang seorang pekerja proyek. Ibu tidak pernah menunjukkan kekecewaannya bahkan setelah saya jadi pengangguran. Namun saya tahu, ibu pasti merasa kecewa dan sedih karenanya. Dan saya ingin menghibur ibu dengan mengajaknya liburan. Liburan yang sederhana saja, namun menyenangkan. Saya harap dengan pergi berlibur bersama dapat meringankan sedikit kesedihan dan kecewanya. Tentunya juga meringankan kesedihan saya juga. Sembari berusaha dan berdoa status saya sebagai pencari kerja dapat berubah menjadi seorang pekerja.
© 2019 THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ® A REGISTERED TRADEMARK OF THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ™ A TRADEMARK OF THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ALL RIGHTS A THE BODY SHOP FRANCHISE OWNED AND OPEARTED UNDER LICENSE BY PT. MONICA HIJAULESTARI