MANAGE YOUR WASTE WHILE YOU STAY AT HOME

Isoman Waste

Pandemi Covid-19 nggak hanya menimbulkan masalah di kehidupan sehari-hari, tapi juga mengancam lingkungan kita akibat adanya limbah medis berupa masker sekali pakai. Selain itu, banyaknya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri (isoman) juga membuat sampah medis semakin meningkat. Kita cek dulu yuk fakta tentang limbah medis!

Sebenarnya, apa aja sih limbah medis yang kita hasilkan?
Ada APD bekas, alat suntik dan infus bekas, masker dan sarung tangan bekas, face shield, perban dan tisu bekas, serta alat swab test bekas.
Banyaknya pasien isoman saat ini, sampah medis bisa tercampur dengan sampah rumah tangga. Padahal itu bahaya banget lho! Karena itu, yuk kita olah sampah medis di rumah! Here’s how:

Kalau sudah bisa mengolah limbah medis sendiri, artinya kamu sudah bisa membantu cegah kerusakan lingkungan, cegah penularan virus, cegah keracunan dan bahaya limbah medis untuk hewan.


TIPS MENGOLAH SAMPAH SELAMA PANDEMI

Selain limbah medis, masih ada sampah rumah tangga lainnya yang harus kita olah dengan baik ya, Beauty Lovers! Yuk, ikuti langkah-langkah ini:

1. Pisahkan sampah organik, anorganik dan infeksius ke wadah yang berbeda.

2. Usahakan untuk mengolah sampah organik terlebih dahulu, kemudian sisanya dikompos atau dimasukkan ke biopori.

3. Cuci dan keringkan sampah anorganik.

4. Hubungi bank sampah atau perusahaan daur ulang yang dapat menerima sampahmu.

“Emangnya penting banget ya buat memilah dan olah sampah sendiri?” Yes, it’s very important! Sampah yang sudah kita olah dapat mencegah materi berbahaya yang tercampur, mempermudah pekerjaan petugas kebersihan dalam mengolah sampah, dan meminimalisir sampah menumpuk di TPA.

 


LET’S SAVE THIS PLANET WHILE YOU STAY AT HOME!

Walaupun sekarang kegiatan kita dibatasi lagi dengan adanya PPKM, kita masih bisa tetap menjaga bumi kok! Ini adalah beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan:

1. Tingkatkan pengetahuan tentang isu lingkungan dan sebarkan informasinya.

2. Pilih produk yang bersertifikasi hijau, misalnya Forest Stewardship Council (FSC) untuk produk berbahan kayu, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) untuk produk kelapa sawit, Marine Stewardship Council (MSC) dan Aquaculture Stewardship Council (ASC) untuk produk perikanan. Atau kamu bisa temukan informasi selengkapnya di beliyangbaik.org

3. Lebih berhemat dalam menggunakan energi dan tanam pohon untuk mengurangi jejak karbon.

4. Mulai mengolah limbah medis dengan baik dan benar.

5. Perbanyak konsumsi sayur dan buah, jika ada sisanya bisa diolah menjadi kompos.

6. Kurangi barang-barang yang sudah tidak terpakai di rumah.

7. Perbanyak masak di rumah untuk menghindari sampah dari makanan kemasan.

So, mana dulu nih yang mau kamu lakukan di rumah? Let’s stay green and stay healhty, Beauty Lovers!

MEET OUR HAPPY RECIPE PRODUCTS

WONDER-FILLED GIFTS

© 2020 THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ® A REGISTERED TRADEMARK OF THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ™ A TRADEMARK OF THE BODY SHOP INTERNATIONAL LIMITED ALL RIGHTS A THE BODY SHOP FRANCHISE OWNED AND OPERATED UNDER LICENSE BY PT. MONICA HIJAULESTARI